Sesko TNI Ganti Nama Jadi Sekolah Strategi Militer, Setara War College
Kamis, 08 September 2022 - 02:59 WIB
loading...
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan pengarahan untuk mengubah nama Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI menjadi sekolah strategi militer TNI. Foto: Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan pengarahan untuk mengubah nama Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI menjadi sekolah strategi militer TNI. Perubahan nama ini juga diiringi dengan perubahan kurikulum pendidikan militer yang setara war college.
"Oke kalau untuk nama itu misalnya kita mulai dari Sesko, Sekolah Staf dan Komando. Jadi menurut saya, kita juga menggunakan (nama) sekolah saja yang sama. Bukan sekolah tinggi, jadi cukup Sekolah Strategi Militer TNI," tegas Jenderal Andika saat memimpin rapat perubahan nama Sesko TNI dikutip pada Kamis (8/9/2022).
Dia juga menegaskan untuk segera memvalidasi pengajuan organisasi pendidikan militer yang berdasarkan pada war college. Ia pun meminta stafnya agar segera mengajukan ke Kementerian Pertahanan guna disetujui oleh negara.
Baca juga: KSAD Dudung: Waspada, Ada Pihak yang Coba Membelah Persatuan Kesatuan di Internal TNI
"Jadi ini segera, kemarin kan kita baru mengajukan untuk validasi ke Kemenhan. Disusulin deh, ini dimasukin. Saya setujui untuk organisasi yang baru tadi," katanya.
Perubahan kurikulum pendidikan militer ini ditengarai juga mempengaruhi pada perubahan kebutuhan anggaran. Hal ini disampaikan oleh Dirdik Sesko TNI Brigjen TNI Daryatmo saat memaparkan kebutuhan baru sekolah strategi militer TNI yang menyangkut program profesionalisme dan kesejahteraan prajurit.
"Oke kalau untuk nama itu misalnya kita mulai dari Sesko, Sekolah Staf dan Komando. Jadi menurut saya, kita juga menggunakan (nama) sekolah saja yang sama. Bukan sekolah tinggi, jadi cukup Sekolah Strategi Militer TNI," tegas Jenderal Andika saat memimpin rapat perubahan nama Sesko TNI dikutip pada Kamis (8/9/2022).
Dia juga menegaskan untuk segera memvalidasi pengajuan organisasi pendidikan militer yang berdasarkan pada war college. Ia pun meminta stafnya agar segera mengajukan ke Kementerian Pertahanan guna disetujui oleh negara.
Baca juga: KSAD Dudung: Waspada, Ada Pihak yang Coba Membelah Persatuan Kesatuan di Internal TNI
"Jadi ini segera, kemarin kan kita baru mengajukan untuk validasi ke Kemenhan. Disusulin deh, ini dimasukin. Saya setujui untuk organisasi yang baru tadi," katanya.
Perubahan kurikulum pendidikan militer ini ditengarai juga mempengaruhi pada perubahan kebutuhan anggaran. Hal ini disampaikan oleh Dirdik Sesko TNI Brigjen TNI Daryatmo saat memaparkan kebutuhan baru sekolah strategi militer TNI yang menyangkut program profesionalisme dan kesejahteraan prajurit.
Lihat Juga :