Bakal Gelar R20, PBNU Undang Paus Fransiskus hingga Uskup Agung
Selasa, 06 September 2022 - 14:21 WIB
loading...
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan telah memperoleh komitmen dari 15 negara anggota G20 untuk hadir dalam forum R20. Foto/dok.SINDOnnews
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) bekerja sama dengan Liga Muslim Dunia akan menggelar kegiatan Religion Forum (R20) International Summit of Religious Leaders pada 2 - 3 November 2022 di Bali. Kegiatan ini akan meghadirkan tokoh-tokoh agama dunia di antaranya pemimpin tertinggi Gereja Katolik Paus Fransiskus; Sekjen Liga Muslim Dunia Muhammad bin Abdul Karim Al Isa; Grand Syekh Al-Azhar, Syekh Ahmad Al-Thayyeb; pemimpin Gereja Anglikan, Uskup Agung Canterbury Justin Welby; dan pemimpin spiritual asal India Sri Ravi Shankar.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf mengatakan perhelatan R20 International Summit of Religion Leaders telah mencapai persiapan yang matang. “Persiapan untuk R20 sudah sangat baik, sekitar 30 persen lagi, soal teknis yang sudah bisa selesai kita lakukan,”kata Yahya dikutip dalam laman resmi NU Online, Selasa (6/9/2022).
Baca juga: Jangkar Cak Imin Minta Wasekjen PBNU Fokus pada Program Pembangunan PBNU
Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang ini menyampaikan sejauh ini komite telah mendapatkan komitmen tertulis dari 15 negara anggota G20 untuk berpartisipasi dalam inisiatif R20.
"Dari 20 negara, sudah 15 negara yang berpartisipasi dan menyatakan siap datang secara tertulis,” ujar kiai yang akrab disapa Gus Yahya itu.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf mengatakan perhelatan R20 International Summit of Religion Leaders telah mencapai persiapan yang matang. “Persiapan untuk R20 sudah sangat baik, sekitar 30 persen lagi, soal teknis yang sudah bisa selesai kita lakukan,”kata Yahya dikutip dalam laman resmi NU Online, Selasa (6/9/2022).
Baca juga: Jangkar Cak Imin Minta Wasekjen PBNU Fokus pada Program Pembangunan PBNU
Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang ini menyampaikan sejauh ini komite telah mendapatkan komitmen tertulis dari 15 negara anggota G20 untuk berpartisipasi dalam inisiatif R20.
"Dari 20 negara, sudah 15 negara yang berpartisipasi dan menyatakan siap datang secara tertulis,” ujar kiai yang akrab disapa Gus Yahya itu.
Lihat Juga :