Ketua DPP Perindo soal Dinamika Pencapresan: Masih Elitis, Harus Diubah untuk Masyarakat

Sabtu, 03 September 2022 - 16:07 WIB
loading...
Ketua DPP Perindo soal...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Organisasi dan Kaderisasi Yusuf Lakaseng berharap dinamika pencapresan ke depan bisa berubah. Foto/tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Organisasi dan Kaderisasi Yusuf Lakaseng mengatakan rakyat Indonesia yang notabene adalah pemegang hak suara dalam setiap pemilu sampai hari ini masih menjadi penonton. Dia menilai dinamika politik dalam pencapresan untuk Pemilu 2024 di Indonesia masih bersifat elitis.

"Saya melihat yang kurang dari dinamika pencapresan kita ini adalah ini masih dari elite, oleh elite untuk elite, rakyat masih penonton penuh," kata Yusuf dalam Diskusi Polemik MNC Trijaya, Sabtu (3/9/2022).

Baca juga: Soal Presidential Threshold, Perindo: Parpol Nonparlemen Bisa Usung Capres Lewat Koalisi 25%

Alasannya, tokoh-tokoh politik yang muncul menjadi kandidat capres dirasa tidak memiliki gagasan konkret dalam membangun Indonesia. Oleh karenanya, dia menilai dinamika pencapresan ini masih untuk sesama para elite politik.

"Kita nyaris gapernah dengar mereka apa programnya, apa visinya, gapernah kita dengar itu. Makanya kemudian itu yang saya bilang ini masih terlalu elitis. Soal gimik pencapresan ini belum untuk raykat, tetapi masih untuk sesama elite yang saling bermain," jelas Yusuf.



Dia berharap dinamika pencapresan untuk Pemilu 2024 dapat berubah ke depannya. Menurutnya, pencapresan seharusnya bermain dalam pusaran ekspektasi dan kebutuhan masyarakat.

"Situasi ini harus diubah agar kedepan soal pencapresan ini betul-betul untuk masyarakat, untuk kebutuhan, untuk memenuhi ekspektasi mereka (rakyat)," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Gilberto Mora Ukir Sejarah,...
Gilberto Mora Ukir Sejarah, Jadi Starter Termuda di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved