PKS Ingin Anak Muda Melanjutkan Estafet Kepemimpinan yang Menyatukan Bangsa
Sabtu, 03 September 2022 - 10:55 WIB
loading...
A
A
A
"Tiga karakter yang menonjol dari proklamator dan pendiri bangsa kita, pertama sebagai tokoh pemersatu bangsa. Kedua, sebagai tokoh dengan jiwa dan pemikiran yang besar tentang Indonesia bahkan dunia. Dan, ketiga sebagai tokoh yang melakukan perubahan besar bagi bangsa Indonesia," ungkapnya.
Dijelaskan Menteri Sosial (Mensos) 2009-2014 ini, generasi muda mewarisi jiwa, pemikiran, dan mempunyai semangat. Jadilah proklamator muda Indonesia. Anak muda adalah generasi emas Indonesia yang harus mengambil peran-peran kepemimpinan.
"Karena anak muda selalu mengambil peran penting dalam sejarah bangsa Indonesia," ucapnya.
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, dalam sambutannya mengapresiasi konsistensi Fraksi PKS dalam membangkitkan semangat nasionalisme melalui berbagai event dan lomba-lomba kebangsaan.
"Hal ini membuktikan bahwa PKS selalu terdepan dalam menjaga NKRI dengan selalu mengingatkan pesan kebangsaan dari proklamator dan para pendiri bangsa. Jas Merah, kata Bung Karno. Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," ungkapnya.
"Ada juga pesan lain, Jas Hijau, jangan pernah melupakan jasa-jasa ulama. Selain itu, ada Jas Muda, jangan pula melupakan jasa pemuda dalam sejarah bangsa," sambung Syaikhu.
Menurut Presiden PKS, Indonesia merdeka atas kontribusi banyak pihak. Banyak elemen bangsa yang berjuang dan bersatu padu mengesampingkan perbedaan yang ada.
Dijelaskan Menteri Sosial (Mensos) 2009-2014 ini, generasi muda mewarisi jiwa, pemikiran, dan mempunyai semangat. Jadilah proklamator muda Indonesia. Anak muda adalah generasi emas Indonesia yang harus mengambil peran-peran kepemimpinan.
"Karena anak muda selalu mengambil peran penting dalam sejarah bangsa Indonesia," ucapnya.
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, dalam sambutannya mengapresiasi konsistensi Fraksi PKS dalam membangkitkan semangat nasionalisme melalui berbagai event dan lomba-lomba kebangsaan.
"Hal ini membuktikan bahwa PKS selalu terdepan dalam menjaga NKRI dengan selalu mengingatkan pesan kebangsaan dari proklamator dan para pendiri bangsa. Jas Merah, kata Bung Karno. Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," ungkapnya.
"Ada juga pesan lain, Jas Hijau, jangan pernah melupakan jasa-jasa ulama. Selain itu, ada Jas Muda, jangan pula melupakan jasa pemuda dalam sejarah bangsa," sambung Syaikhu.
Menurut Presiden PKS, Indonesia merdeka atas kontribusi banyak pihak. Banyak elemen bangsa yang berjuang dan bersatu padu mengesampingkan perbedaan yang ada.
Lihat Juga :