Evaluasi Haji 2022, Menag Minta Tahun Depan Harus Banyak Inovasi

Jum'at, 02 September 2022 - 08:26 WIB
loading...
Evaluasi Haji 2022, Menag Minta Tahun Depan Harus Banyak Inovasi
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada jajarannya dan pihak terkait lainnya, menyiapkan penyelenggaraan haji tahun 2023 sebaik mungkin. Foto/Dok/Kemenag
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada jajarannya dan pihak terkait lainnya, menyiapkan penyelenggaraan haji tahun 2023 sebaik mungkin. Menurut Menag , tantangan haji ke depan diyakini semakin tidak ringan.

Selain jumlah jamaah yang harus dilayani berpotensi bertambah, penyelenggaraan haji mendatang juga harus bisa responsif terhadap Visi Saudi 2030. Terkait Visi 2030 Saudi, pihaknya meminta agar disiapkan mitigasi yang tepat jika penyelenggaraan haji ke depan tidak lagi banyak melibatkan pihak Kerajaan Arab Saudi misalnya.

Baca juga: Menag Yaqut Resmi Tutup Operasional Penyelenggaraan Haji 2022

Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1443 H/2022 M di Batam, Kamis (1/9/2022).

"Untuk itu ke depan, saya minta harus ada banyak inovasi. Seperti jaket pendingin yang tahun ini sudah dicoba mungkin perlu diadakan untuk para petugas di lapangan," kata Menag dikutip dalam keterangannya, Jumat (2/9/2022).

"Demikian juga layanan fast track bisa diperbanyak tak hanya di Jakarta, tapi bisa di Jateng dan Jatim. Rakernas jangan hanya acara seremoni," tambah Menag.

Baca juga: Catatan Haji 2022, dari Masalah Katering Hampir Basi hingga Haji Furoda

Pada kesempatan itu, Menag juga mengingatkan jika haji tahun 2022 dapat dijadikan tolok ukur untuk pelaksanaan ibadah haji ke depan, di mana harus lebih matang dan detail agar tidak banyak hal yang terlewatkan.

Namun demikian, penambahan jamaah ini jelas berkonsekuensi dengan banyaknya energi dan konsentrasi yang harus dikeluarkan oleh petugas dalam memberikan pelayanan.

"Kita tahu ada banyak apresiasi dari berbagai pihak atas suksesnya haji kali ini. Haji 2022 harus jadi benchmark (tolok ukur), namun kita tidak boleh jumawa dan cepat puas. Tantangan ke depan saya yakini jauh lebih berat," tegas Menag.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1919 seconds (10.101#12.26)