Pemerhati Politik: Partai Politik Harus Optimis Mengusung Calon Pemimpin Alternatif

Senin, 29 Agustus 2022 - 01:25 WIB
loading...
Pemerhati Politik: Partai...
FORMAPPI menggelar diskusi publik dengan tema ‘Capres Stagnan: Alternatif Jawaban’ di Jakarta, Minggu (28/8/2022). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pemerhati politik dari Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti, berharap adanya dukungan terhadap calon pemimpin alternatif, terutama calon pemimpin yang dapat menjawab tantangan pembangunan Indonesia pasca 2024.

Menurut Ray, saat ini terdapat stagnansi elektabilitas figur partai politik yang kerap digadang oleh banyak partai jelang pemilu dan pilpres 2024. Baca juga: KIB Ingin Pilpres 2024 Jadi Panggung Partai Politik

”Ada kemungkinan terjadi kebosanan dengan nama-nama besar dari partai politik. Namun karena masih belum memasuki masa kampanye, kemungkinan nama-nama tersebut akan terus bertahan,” kata Ray, Minggu (28/8/2022).

Menurut dia, perlu adanya upaya serius dari partai politik saat ini untuk mencari figur baru yang bukan sekedar populer, tetapi paham betul mengenai relevansi pembangunan Indonesia pasca 2024.

Banyak figur di luar partai politik yang perlu dicermati seperti Jimly Asshiddique untuk pembangunan demokrasi, Ilham Habibie untuk pengembangan teknologi, dan lainnya.

”Artinya partai politik membutuhkan cara pandang baru yang tidak konvensional dalam mengusung nama calon pemimpin, karena di luar partai, banyak sekali figur yang kompeten dan relevan dalam menjawab tantangan pembangunan,” tambahnya.

Senada dengan Ray, Arif Susanto dari Exposit Strategic menambahkan, Partai politik perlu lebih terbuka untuk melihat potensi pemimpin. Baca juga: Pilpres 2024, PDIP Tak Bakal Tergoda Manuver Elite Politik

Selain kriteria calon yang harus selaras nilai-nilai keIndonesiaan, wawasan elite juga tidak boleh terjebak eksklusivisme kepartaian.Sebab, pada akhirnya, Pemilu bicara bukan semata tentang peluang kemenangan, tetapi juga kesempatan untuk melakukan transformasi kepemimpinan dan pembangunan nasional.

Selain itu, tokoh-tokoh potensial harus lebih aktif terlibat diskursus politik, termasuk dengan mengemukakan inovasi dan terobosan yang dapat memperkaya gagasan politik nasional. Alih-alih besar karena sensasi dan puja-puji, ketokohan seseorang harus teruji lewat kontestasi gagasan.

Peneliti FORMAPPI, Lucius Karus, juga menambahkan bahwa kemungkinan calon presiden alternatif untuk maju masih sangat tinggi.Menurut Lucius, pengalaman Indonesia dalam mengusung calon pemimpin alternatif dapat terlihat pada saat kemunculan Ma’ruf Amin dalam pemilihan Presiden 2019.

Partai politik dapat memberikan ruang bagi figur alternatif yang penuh gagasan serta dapat menjawab tantangan pembangunan di Indonesia. Proses ini dapat dilakukan oleh partai politik dengan melihat dinamika di masyarakat melalui hasil survey terkait dukungan terhadap figur – figur yang bersaing.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Pembentukan DSI Dinilai...
Pembentukan DSI Dinilai Langkah Revolusioner Prabowo
Usulan KPK soal Capres-Cawapres...
Usulan KPK soal Capres-Cawapres dari Kader Partai Dinilai Keliru
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Pramono Singgung Kelemahan...
Pramono Singgung Kelemahan Bangsa Ini: Egonya Terlalu Kegedean
Putra Gaddafi Dibunuh,...
Putra Gaddafi Dibunuh, Saif al-Islam Pernah Dianggap Pemimpin Libya Berikutnya
Dari Istana ke Penjara,...
Dari Istana ke Penjara, 8 Mantan Pemimpin Negara yang Dipenjara pada 2025
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved