Jokowi Sebut Nyapres Tak Cuma Modal Elektabilitas, Pengamat: Sinyal Dukung Puan Menguat
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Megawati Sebut Safari Politik Puan Maharani Bawa Perubahan
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengingatkan relawan Bravo 5 untuk tidak buru-buru mendukung calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024. Jokowi mengatakan, prasyarat untuk menjadi capres tidak cukup bermodalkan elektabilitas, tetapi harus didukung oleh partai politik (parpol) atau gabungan parpol. Mereka yang saat ini memiliki elektabilitas tinggi sekalipun, belum tentu mendapatkan dukungan parpol.
"Belum tentu yang elektabilitasnya tinggi itu diajukan oleh partai atau gabungan partai, kalau mereka nggak mau, gimana?," ujar Jokowi kepada peserta Rapimnas relawan Bravo 5 di Ancol, Jakarta Utara, Jumat, 26 Agustus 2022.
Jokowi menerangkan, regulasi memang mengatur yang dapat mengajukan capres adalah parpol atau gabungan parpol. "Di konstitusi, kita di undang-undang kita, itu memang harus diusung oleh partai atau gabungan partai. Artinya apa, bapak ibu jangan mendukung kandidat itu sekarang, misalnya kita dukung Pak Fachrul Razi, pertanyaan saya, yang mengajukan partai apa? mengajukan Pak Luhut, pertanyaan saya, partainya apa yang mengajukan," kata Jokowi.
Karenanya, Jokowi meminta relawan Bravo 5 tidak buru-buru mendukung tokoh sebagai capres 2024. "Sekali lagi ojo kesusu, tidak usah tergesa-gesa," katanya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengingatkan relawan Bravo 5 untuk tidak buru-buru mendukung calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024. Jokowi mengatakan, prasyarat untuk menjadi capres tidak cukup bermodalkan elektabilitas, tetapi harus didukung oleh partai politik (parpol) atau gabungan parpol. Mereka yang saat ini memiliki elektabilitas tinggi sekalipun, belum tentu mendapatkan dukungan parpol.
"Belum tentu yang elektabilitasnya tinggi itu diajukan oleh partai atau gabungan partai, kalau mereka nggak mau, gimana?," ujar Jokowi kepada peserta Rapimnas relawan Bravo 5 di Ancol, Jakarta Utara, Jumat, 26 Agustus 2022.
Jokowi menerangkan, regulasi memang mengatur yang dapat mengajukan capres adalah parpol atau gabungan parpol. "Di konstitusi, kita di undang-undang kita, itu memang harus diusung oleh partai atau gabungan partai. Artinya apa, bapak ibu jangan mendukung kandidat itu sekarang, misalnya kita dukung Pak Fachrul Razi, pertanyaan saya, yang mengajukan partai apa? mengajukan Pak Luhut, pertanyaan saya, partainya apa yang mengajukan," kata Jokowi.
Karenanya, Jokowi meminta relawan Bravo 5 tidak buru-buru mendukung tokoh sebagai capres 2024. "Sekali lagi ojo kesusu, tidak usah tergesa-gesa," katanya.
(cip)
Lihat Juga :