Bantuan untuk Kelompok Rentan Bisa Kurangi Dampak Penyesuaian Harga BBM
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 02:03 WIB
loading...
Bantuan untuk kelompok rentan diyakini bisa mengurangi dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bantuan untuk kelompok rentan diyakini bisa mengurangi dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak ( BBM ). Penyesuaian harga BBM mungkin berdampak pada daya beli masyarakat, karena ada kenaikan harga barang dan jasa.
Pemberian stimulus kepada masyarakat rentan secara ekonomi bisa mengurangi risiko itu. Baca juga: Harga BBM dan Belanja Subsidi
"Penyesuaian harga BBM akan berdampak terhadap daya beli masyarakat. Tinggal bagaimana pemerintah bisa memberikan stimulus tambahan bagi masyarakat terdampak, misal dengan memberikan BLT atau kebijakan lain bagi masyarakat rentan. Kelompok rentan ini lah yang paling terdampak kalau ada pengurangan subsidi," kata Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan, Jumat 27 Agustus 2022.
Dirinya sepakat perlu penyesuaian harga BBM untuk mengurangi beban keuangan negara. Kendati demikian, itu tidak cukup. Dia mengatakan, penggunaan BBM subsidi harus diatur dan ditujukan untuk masyarakat yang berhak.
"Saya melihat ada solusi selain pengurangan beban subsidi, yaitu dengan pembatasan. Menurut saya, revisi Perpres 191 Tahun 2014 akan jadi kunci dari pembatasan BBM bersubsidi. Tinggal bagaimana pemerintah secara tegas dan ketat dalam memberlakukan kriteria penerima manfaat seperti jenis kendaraan dan orang yang berhak menerima BBM subsidi. Ini yang kita tunggu-tunggu, ketegasan pemerintah," imbuhnya.
Pemberian stimulus kepada masyarakat rentan secara ekonomi bisa mengurangi risiko itu. Baca juga: Harga BBM dan Belanja Subsidi
"Penyesuaian harga BBM akan berdampak terhadap daya beli masyarakat. Tinggal bagaimana pemerintah bisa memberikan stimulus tambahan bagi masyarakat terdampak, misal dengan memberikan BLT atau kebijakan lain bagi masyarakat rentan. Kelompok rentan ini lah yang paling terdampak kalau ada pengurangan subsidi," kata Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan, Jumat 27 Agustus 2022.
Dirinya sepakat perlu penyesuaian harga BBM untuk mengurangi beban keuangan negara. Kendati demikian, itu tidak cukup. Dia mengatakan, penggunaan BBM subsidi harus diatur dan ditujukan untuk masyarakat yang berhak.
"Saya melihat ada solusi selain pengurangan beban subsidi, yaitu dengan pembatasan. Menurut saya, revisi Perpres 191 Tahun 2014 akan jadi kunci dari pembatasan BBM bersubsidi. Tinggal bagaimana pemerintah secara tegas dan ketat dalam memberlakukan kriteria penerima manfaat seperti jenis kendaraan dan orang yang berhak menerima BBM subsidi. Ini yang kita tunggu-tunggu, ketegasan pemerintah," imbuhnya.
Lihat Juga :