Gagas Gerakan NU Women, PBNU Pertegas Komitmen pada Isu Kekerasan Perempuan

Minggu, 21 Agustus 2022 - 17:19 WIB
loading...
A A A
Terkait keberadaan NU Women sendiri, Gus Yahya menegaskan ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari gerakan NU secara menyeluruh. NU Women juga menjadi bagian tidak terpisahkan dari persiapan menuju satu abad NU.

"NU Women ini hanya satu klaster kegiatan menuju satu abab NU. Segala kemungkinan itu tentu menjadi bagian dari eksplorasi dalam klaster kegiatan. Kegiatannya bukan hari ini saja, ini menjadi satu rangkaian kegiatan yang dinamis sampai Februari tahun depan," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Organizing Committee (OC) NU Women Hj Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid mengatakan NU Women merupakan sebuah langkah progresif dalam menyikapi isu-isu perempuan. Selain itu, NU Women ini merupakan gerakan besar yang mempertemukan seluruh gerakan aktivis perempuan NU.

"Ini merupakan sebuah langkah yang sangat progresif sekali. Tentunya kita sangat apresasi terhadap langkah yang ada. Perempuan NU ini sebenarnya ruang perjumpaan di antara banyak jaringan-jaringan NU. Selama ini memang sudah ada tetapi kita dipertemukan dalam sebuah gerakan besar," paparnya.

Yenny Wahid kemudian menerangkan NU Women tidak hanya sekadar membuat workshop untuk menyusun berbagai agenda ke depan. Lebih dari itu, NU Women akan konsep pada persolaan persoalan seperti perubahan iklim hingga masalah kekerasan dalam rumah tangga.

"Nanti ada beberapa kegitan kunci. Salah satunya pelatihan ekonomi, perhatian tentang kesadaran tantangan perubahan iklim, lalu kemudian tantangan global, persoalan seperti kekerasan dalam rumah tangga, perlindungann terhadap perempuan dan anak dan lain sebagainya," tutur Yenny.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Rekomendasi
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved