Gus Yaqut: Kader Ansor dan Banser Harus Miliki Cita-cita Besar untuk Kejayaan Indonesia
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Indonesia-Saudi Bentuk Gugus Tugas Bersama Bahas Kuota Haji 2023
Panglima tertinggi Banser ini juga mengimbau kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk tidak mudah sakit hati meski di-bully. "Kader Ansor dan Banser itu tidak mudah sakit hati. Ansor dan Banser tidak akan pernah tumbang meski di-bully dan tidak terbang bila dipuji. Teruslah menjaga rumah ibadah karena itu adalah menjaga Indonesia. Kalau ada yang mem-bully maafkanlah mereka atas ketidaktahuannya. Peganglah hal ini dan saya yakin apa pun cita-cita besar dan sesulit apa pun rintangan pasti akan kita lalui," tandasnya.
Selain itu, Menag juga meminta kepada pengurus yang dilantik termasuk seluruh PW Ansor di Indonesia untuk melayani dan membesarkan organisasi.
"Ingat kalian adalah pengurus dan pengurus adalah mengurusi kader kader dan anggota. Jangan dibalik kader mengurus pengurus. Gambaran NU masa depan adalah gambaran Ansor hari ini. Jika Ansor tidak benar saya jamin NU ke depan tidak benar. Sebagai kader Nahdlatul Ulama, Ansor dan Banser harus selalu on the track. Karena NU sejak lahir diniatkan untuk Indonesia. NU dilahirkan untuk kemerdekaan dan kejayaan Indonesia," ujar Gus Yaqut.
Tampak hadir dalam prosesi pelantikan jajaran PP GP Ansor, pengurus PWNU Sumatera Utara, Bupati Toba, Bupati Serdang Bedagai, Bupati Deli Serdang, Kakanwil Kemenag Sumut, Kapolres Toba, dan Forkopimda.
Panglima tertinggi Banser ini juga mengimbau kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk tidak mudah sakit hati meski di-bully. "Kader Ansor dan Banser itu tidak mudah sakit hati. Ansor dan Banser tidak akan pernah tumbang meski di-bully dan tidak terbang bila dipuji. Teruslah menjaga rumah ibadah karena itu adalah menjaga Indonesia. Kalau ada yang mem-bully maafkanlah mereka atas ketidaktahuannya. Peganglah hal ini dan saya yakin apa pun cita-cita besar dan sesulit apa pun rintangan pasti akan kita lalui," tandasnya.
Selain itu, Menag juga meminta kepada pengurus yang dilantik termasuk seluruh PW Ansor di Indonesia untuk melayani dan membesarkan organisasi.
"Ingat kalian adalah pengurus dan pengurus adalah mengurusi kader kader dan anggota. Jangan dibalik kader mengurus pengurus. Gambaran NU masa depan adalah gambaran Ansor hari ini. Jika Ansor tidak benar saya jamin NU ke depan tidak benar. Sebagai kader Nahdlatul Ulama, Ansor dan Banser harus selalu on the track. Karena NU sejak lahir diniatkan untuk Indonesia. NU dilahirkan untuk kemerdekaan dan kejayaan Indonesia," ujar Gus Yaqut.
Tampak hadir dalam prosesi pelantikan jajaran PP GP Ansor, pengurus PWNU Sumatera Utara, Bupati Toba, Bupati Serdang Bedagai, Bupati Deli Serdang, Kakanwil Kemenag Sumut, Kapolres Toba, dan Forkopimda.
(cip)
Lihat Juga :