Jumhur Hidayat: Beri Kesempatan Kapolri Tuntaskan Kasus Brigadir J
Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:41 WIB
loading...
Kasus pembunuhan Brigadir J atau Yosua Hutabarat menyita perhatian banyak pihak, tak terkecuali tokoh aktivis mahasiswa era 80-an Jumhur Hidayat. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kasus pembunuhan Brigadir J atau Yosua Hutabarat menyita perhatian banyak pihak, tak terkecuali tokoh aktivis mahasiswa era 80-an Jumhur Hidayat . Jumhur meyakini bahwa pengungkapan peristiwa pembunuhan itu sudah semakin mengerucut sehingga segera bisa menyingkap tabir gelap tentang kejadian yang sesungguhnya.
Tentunya, ini tidak lepas dari peran masyarakat yang begitu kritis sehingga membangunkan banyak pihak termasuk yang berada di internal kepolisian dan lembaga-lembaga resmi terkait. “Yang paling berperan dalam pengungkapan ini tentunya ya Kapolri. Karena dengan Kapolri mengambil alih kasus ini, maka semua komponen di internal kepolisian juga tidak lagi merasa ewuh pakewuh dan akhirnya bekerja sebagaimana mestinya yaitu profesional dan transparan,” kata Jumhur, Selasa (16/8/2022).
Karena itu, Jumhur menilai sebaiknya beri kesempatan pada Kapolri untuk menuntaskan kasus tersebut dengan komprehensif sekaligus bersih-bersih dalam tubuh kepolisian. Dia menilai slogan Presisi atau prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan yang digelorakan Polri sedang diuji dalam kasus Brigadir J.
Baca juga: 3 Catatan PBHI Terkait Kasus Brigadir J, Poin Terakhir Menarik Dicermati
Tentunya, ini tidak lepas dari peran masyarakat yang begitu kritis sehingga membangunkan banyak pihak termasuk yang berada di internal kepolisian dan lembaga-lembaga resmi terkait. “Yang paling berperan dalam pengungkapan ini tentunya ya Kapolri. Karena dengan Kapolri mengambil alih kasus ini, maka semua komponen di internal kepolisian juga tidak lagi merasa ewuh pakewuh dan akhirnya bekerja sebagaimana mestinya yaitu profesional dan transparan,” kata Jumhur, Selasa (16/8/2022).
Karena itu, Jumhur menilai sebaiknya beri kesempatan pada Kapolri untuk menuntaskan kasus tersebut dengan komprehensif sekaligus bersih-bersih dalam tubuh kepolisian. Dia menilai slogan Presisi atau prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan yang digelorakan Polri sedang diuji dalam kasus Brigadir J.
Baca juga: 3 Catatan PBHI Terkait Kasus Brigadir J, Poin Terakhir Menarik Dicermati
Lihat Juga :