Penting Mengetahui Regulasi Sertifikasi dan Labelisi Halal di Indonesia

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 06:21 WIB
loading...
Penting Mengetahui Regulasi...
Penting Mengetahui Regulasi Sertifikasi dan Labelisi Halal di Indonesia
A A A
Pernahkan Anda mencari tahu mengenai proses labelisasi halal pada makanan yang akan Anda konsumsi atau pada pasta gigi yang akan Anda pakai? Bagi seorang muslim, mencari tahu dan memastikan kehalalan suatu produk amatlah dianjurkan.

Produk yang halal bukan hanya menyehatkan tetapi juga memberi kebaikan (thayib). Karenanya, di Indonesia, negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, label halal menjadi hal yang penting. Sejarah penerapan regulasi mengenai labelisasi dan sertifikasi halal di negara ini sudah melewati beberapa periode kepemimpinan kepala negara.

Pada Agustus 1985, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Agama secara resmi mewajibkan penggunaan label halal bagi produk pangan. Sehingga, pada perkembangannya, di kemudian hari lahir pula regulasi sertifikasi halal bagi produk non-pangan.

Hingga kini, salah satu aturan mengenai hal tersebut tertuang dalam UU Jaminan Produk Halal (UU JPH) No. 33 Tahun 2014. Di dalamnya memuat peraturan lengkap mengenai aturan sertifikasi dan labelisasi halal serta mendorong lahirnya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, yang menggantikan peran LPH LPPOM MUI sebagai lembaga yang mengeluarkan sertifikat halal.

Mengapa penting sekali bagi pemerintah untuk mengatur produk halal melalui undang-undang? Dalam buku Towards Halal: Dinamika Regulasi Produk Halal di Indonesia, Siti Nur Azizah mengatakan bahwa “Pelaksanaan sertifikasi dan labelisasi barang halal dimaksudkan untuk memberikan perlindungan bagi konsumen Muslim agar memperoleh keamanan dan keselamatan yang maksimal serta kepastian hukum dalam mengonsumsi barang halal.”

Dengan hadirnya undang-undang ini, konsumen diharapkan bisa mendapatkan informasi lebih lengkap dan memiliki bermacam pilihan yang baik (thayib) saat akan mengkonsumsi suatu produk. Dalam buku Towards Halal pula, kita akan menemukan perjalanan penerapan regulasi hukum halal di Indonesia. Sehingga, pembaca akan mengetahui seluk-beluk perumusan undang-undang yang berkaitan dengan labelisasi dan sertifikasi halal di Indonesia secara komprehensif.

Dalam pengantar buku, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan rasa bangga dan kegembiraannya atas kehadiran buku ini. “Dengan hadirnya buku ini, saya melihat upaya penguatan terhadap wawasan mengenai regulasi sertifikasi dan labelisasi produk halal di lndonesia semakin meningkat.”

Seiring dengan adanya regulasi halal, geliat industri halal di Indonesia juga terlihat semakin baik. Dody Widodo, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, di dalam situs Kemenperin.go.id mengatakan, bahwa di sektorhalal pharmaceutical and cosmetics, Indonesia naik 19 peringkat, sehingga saat ini menjadi peringkat ke-6 dunia. Sementara itu, di sektormodest fashion muslim, sekarang Indonesia menempati di peringkat ke-3 dunia.

Tentunya, kita berharap regulasi mengenai sertifikasi dan labelisasi halal bisa semakin meningkat. Hal itu akan memberi kebaikan bagi produsen dan konsumen. Jika regulasi itu semakin ketat, konsumen akan merasa aman saat mengonsumsi atau menggunakan suatu produk. Selain itu, konsumen juga akan terbantu pada aspek kualitas produknya. (*)

Judul : Towards Halal: Dinamika Regulasi Produk Halal di Indonesia

Penulis : Siti Nur Azizah

Sub judul : Dinamika Regulasi Produk Halal di Indonesia

Penerbit : Mizan

Tebal : 240 halaman
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Mengenal System Shift,...
Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Bukan Motivasi Kosong,...
Bukan Motivasi Kosong, Positivo Theory Jadi Panduan Nyata Anak Muda Bangun Masa Depan
Rustini Muhaimin Tekankan...
Rustini Muhaimin Tekankan Budaya Literasi dengan Gerakan Membaca
Prosumenesia: Era Baru...
Prosumenesia: Era Baru Konsumen Jadi Produsen Digital
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
Berani Sehat, Tak Perlu...
Berani Sehat, Tak Perlu Takut Kuman
3 Manfaat Membacakan...
3 Manfaat Membacakan Buku untuk Anak: Asah Kemampuan Komunikasi, Emosi, dan Imajinasi
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved