Generasi Muda Dinilai Punya Peran Besar Ciptakan Kerukunan di Masyarakat
Rabu, 10 Agustus 2022 - 00:09 WIB
loading...
Dokter muda sekaligus pengusaha, Michael Lawanto memuji Gus Miftah dalam menyebarkan toleransi saat memperingati Nuzulul Quran di Masjid Nasional Al Akbar. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dokter muda sekaligus pengusaha, Michael Lawanto memuji Gus Miftah dalam menyebarkan pesan toleransi. Hal itu disampaikan Michael Lawanto saat acara ngaji bareng memperingati Nuzulul Quran di Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya bersama Gus Miftah dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
"Beberapa waktu lalu saya diundang Gus Miftah untuk datang ke acara peringatan malam Nuzulul Quran itu adalah acara umat muslim, padahal saya tidak ada hubungannya sekali," ujar
Michael Lawanto, Selasa (9/8/2022).
Di kesempatan yang sama Michael memberi pesan kepada generasi muda agar bisa membawa pengaruh besar di tengah pergesekan dan konflik antar agama sebagai upaya meningkatkan toleransi dan keberagaman.
"Generasi muda harus memiliki peran yang besar. Mengingat keberagaman yang yang ada di sekitar kita memiliki potensi konflik yang sangat besar. Pesan saya generasi muda enggak boleh terpengaruh oleh satu berita, tautan atau link di medsos ini sangat berbahaya," tuturnya.
"Cerna dulu, pahami dulu isinya, jangan langsung ditelan mentah-mentah. Padahal, dengan adanya perbedaan, sebenarnya kita bisa membangun bangsa sama-sama, bisa lebih kuat, bertoleransi, saling menopang, serta melengkapi kelebihan dan kekurangan masing -masing," tambahnya.
"Beberapa waktu lalu saya diundang Gus Miftah untuk datang ke acara peringatan malam Nuzulul Quran itu adalah acara umat muslim, padahal saya tidak ada hubungannya sekali," ujar
Michael Lawanto, Selasa (9/8/2022).
Di kesempatan yang sama Michael memberi pesan kepada generasi muda agar bisa membawa pengaruh besar di tengah pergesekan dan konflik antar agama sebagai upaya meningkatkan toleransi dan keberagaman.
"Generasi muda harus memiliki peran yang besar. Mengingat keberagaman yang yang ada di sekitar kita memiliki potensi konflik yang sangat besar. Pesan saya generasi muda enggak boleh terpengaruh oleh satu berita, tautan atau link di medsos ini sangat berbahaya," tuturnya.
"Cerna dulu, pahami dulu isinya, jangan langsung ditelan mentah-mentah. Padahal, dengan adanya perbedaan, sebenarnya kita bisa membangun bangsa sama-sama, bisa lebih kuat, bertoleransi, saling menopang, serta melengkapi kelebihan dan kekurangan masing -masing," tambahnya.
Lihat Juga :