Profil Eurico Guterres Pejuang Timor Leste yang Pro Indonesia Dapat Bintang Jasa Utama
Senin, 08 Agustus 2022 - 04:29 WIB
loading...
Eurico Guterres merupakan pejuang Timor Leste yang pro Indonesia mendapat penghargaaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Jokowi di Istana Negara. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Eurico Guterres merupakan pejuang Timor Leste yang pro Indonesia. Pria kelahiran Uatulari, Viqueque 4 Juli 1969 ini merupakan tokoh pemuda yang menolak Timor Leste lepas dari Indonesia.
Timor Leste yang dulu bernama Timor-Timur (Timtim) merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bergabungnya Timtim ke Indonesia berawal dari upaya Presiden Soeharto meredam konflik di wilayah jajahan Portugis tersebut.
Pemerintah kemudian menggelar Operasi Seroja pada 1975. Operasi militer berskala besar itu merupakan yang pertama dilakukan TNI setelah Indonesia merdeka. Kendati berhasil menyatukan Timor Leste dengan Indonesia, namun upaya tersebut tidak mampu membuat daerah tersebut damai.
Baca juga: 5 Hari Tak Makan, Jenderal Kopassus Ini Nyaris Tewas saat Selamatkan 4 Nyawa Prajuritnya
Saat Reformasi bergulir, Presiden B.J Habibie meminta PBB untuk menjembatani Indonesia dan Portugal soal Timtim. Hasilnya, Indonesia dan Portugas sepakat menggelar jajak pendapat atau Referendum. Upaya tersebut pun mendapat penolakan.
Timor Leste yang dulu bernama Timor-Timur (Timtim) merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bergabungnya Timtim ke Indonesia berawal dari upaya Presiden Soeharto meredam konflik di wilayah jajahan Portugis tersebut.
Pemerintah kemudian menggelar Operasi Seroja pada 1975. Operasi militer berskala besar itu merupakan yang pertama dilakukan TNI setelah Indonesia merdeka. Kendati berhasil menyatukan Timor Leste dengan Indonesia, namun upaya tersebut tidak mampu membuat daerah tersebut damai.
Baca juga: 5 Hari Tak Makan, Jenderal Kopassus Ini Nyaris Tewas saat Selamatkan 4 Nyawa Prajuritnya
Saat Reformasi bergulir, Presiden B.J Habibie meminta PBB untuk menjembatani Indonesia dan Portugal soal Timtim. Hasilnya, Indonesia dan Portugas sepakat menggelar jajak pendapat atau Referendum. Upaya tersebut pun mendapat penolakan.
Lihat Juga :