Kisah Ir Sutami, Menteri PUPR Zaman Soekarno-Soeharto yang Miskin sampai Rumahnya Bocor saat Hujan
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 17:35 WIB
loading...
Ir Sutami, tokoh nasional yang mungkin terdengar asing di telinga tetapi memiliki sejarah yang cukup mengenang. Foto DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ir Sutami , tokoh nasional yang mungkin terdengar asing di telinga tetapi memiliki sejarah yang cukup mengenang. Ya, dia adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik pada era Presiden Soekarno sampai Soeharto .
Ir Sutami dikenal dengan kesederhanaan dan kejujurannya dalam menjalankan tanggung jawab sebagai menteri. Bisa dibilang dia adalah menteri kesayangan presiden, karena Ir Sutami tidak diusung oleh partai manapun dan menjabat sebagai menteri di bidang yang memang dikuasainya.
Baca juga : Pengendara Pinggir Tol Ir Sutami Jadi Atensi saat Operasi Zebra
Dilansir dari berbagai sumber, Pria kelahiran 19 Oktober 1928 menjabat sebagai menteri PUPR selama 14 tahun. Meskipun begitu kehidupannya sangat jauh dari kemewahan. Semua pejabat mengenal sosok Ir Sutami sebagai orang yang sederhana, bahkan dia sempat menyandang julukan menteri termiskin di Indonesia.
Rumahnya yang berada di Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat dibeli dengan cara mencicil dan baru lunas setelah dia pensiun menjadi menteri. Rumah tersebut jauh dari kata mewah yang dibayangkan, bahkan atapnya bisa saja bocor sewaktu musim hujan.
Ir Sutami dikenal dengan kesederhanaan dan kejujurannya dalam menjalankan tanggung jawab sebagai menteri. Bisa dibilang dia adalah menteri kesayangan presiden, karena Ir Sutami tidak diusung oleh partai manapun dan menjabat sebagai menteri di bidang yang memang dikuasainya.
Baca juga : Pengendara Pinggir Tol Ir Sutami Jadi Atensi saat Operasi Zebra
Dilansir dari berbagai sumber, Pria kelahiran 19 Oktober 1928 menjabat sebagai menteri PUPR selama 14 tahun. Meskipun begitu kehidupannya sangat jauh dari kemewahan. Semua pejabat mengenal sosok Ir Sutami sebagai orang yang sederhana, bahkan dia sempat menyandang julukan menteri termiskin di Indonesia.
Rumahnya yang berada di Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat dibeli dengan cara mencicil dan baru lunas setelah dia pensiun menjadi menteri. Rumah tersebut jauh dari kata mewah yang dibayangkan, bahkan atapnya bisa saja bocor sewaktu musim hujan.
Lihat Juga :