Hadir di Forum Pemred, AHY Tegaskan Pentingnya Netralitas dan Independensi Media

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 18:46 WIB
loading...
Hadir di Forum Pemred,...
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya peran media untuk tetap netral dan independen. Hal ini untuk menjaga nilai-nilai demokrasi Indonesia khususnya jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Pandangan AHY ini disampaikannya dalam peringatan 10 tahun Forum Pemred yang dilaksanakan di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

"Yang saya hormati dan banggakan para tokoh nasional yang hadir. Saya mohon maaf datang terlambat karena baru saja mendaftarkan Partai Demokrat ke KPU RI," ujar AHY.

Baca juga: 6 Calon Pemimpin Nasional Hadiri 10 Tahun Forum Pemred

AHY dalam kesempatan tersebut juga memohon doa restu dari para hadirin agar Partai Demokrat bisa mengikuti segala proses dan tahapan Pemilu 2024 dan dapat berperan lebih besar lagi untuk bangsa Indonesia.

"Saya juga ingin mengucapkan selamat hari jadi ke 10 Forum Pemred yang kita doakan bersama semakin maju dan menegakkan nilai-nilai independensi, netralitas, sesuai idealisme dan kode etik jurnalisme," tutur AHY.

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk pandangan dan gagasan. Tapi ini seperti debat ini, karena ada timer ini, sekarang sudah 5 menit 41 detik lagi. Indonesia yang sama-sama kita cintai ini harus kita isi dengan pembangunan, dan mengawali dengan pembangunan visi misi berbangsa dan bernegara," ungkap AHY.

AHY kemudian menyapa Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno yang baru hadir dan menempati kursi di panggung.

"Pak Sandi jadi inget dulu ya, sama Mas Anies juga dulu. Itulah indahnya demokrasi kita, ada saatnya kita berkompetisi dan berdiskusi dan lebih banyak ruang dialog untuk membangun negeri," ucap AHY.

AHY mengunjungi saat ini Indonesia sedang menghadapi stagflasi, pandemi berkepanjangan, dan semua pihak belum tahu kapan Indonesia bisa benar-benar pulih.

Kemudian kata AHY, terjadi perang di Eropa antara Rusia dan Ukraina berdampak langsung pada pasokan komoditas pangan dan energi, sehingga menyebabkan inflasi sulit dikendalikan, dan berdampak langsung pada berbagai negara termasuk Indonesia.

"Ini bukan pekerjaan satu atau dua tahun, tapi lintas generasi lintas kepemimpinan. Kita harus mencari solusi atas masalah ini," tegas AHY.

Dalam menyongsong Pemilu 2024 kata AHY ada pembedaan pembangunan atau kebebasan. Kalau terlalu bebas membuat instabilitas. Kedua-duanya kata dia bisa dijalankan beriringan.

"Sehingga saya mengapresiasi mendukung tema mendukung pers memajukan pers memajukan Indonesia, kebebasan pers harus kita jamin. Saat Demokrat menjadi the ruling party, selama 10 tahun di pemerintahan, selama 10 tahun di luar pemerintahan. Kebebasan pers harus kita jaga dan pelihara, jangan sampai mundur ke belakang terjadi kemunduran demokrasi," lanjut AHY.

AHY menyebutkan pilar-pilar demokrasi harus tumbuh dan kuat agar bisa mengawal pembangunan.

'Kita harus mewaspadai Money politics, politik identitas sentimen suku Agama ras dan etnis berbahaya bagi persatuan. Politik fitnah black campaign beserta buzzer politik yang tugasnya memproduksi berita bohong," tegas AHY.

AHY mengaku berharap banyak pada peran pers yang kredibel independen mampu melakukan verifikasi berita secara aktual dan faktual.

"Itulah yang dibutuhkan negeri kita mencegah perpecahan menjaga demokrasi dan mensejahterakan masyarakat Indonesia. Pada akhirnya Pemilu sebagai kontestasi gagasan, bukan kontestasi uang, identitas ataupun fitnah. Mudah-mudahan Indonesia semakin dewasa, literasi politik pada generasi muda semakin baik," tutup AHY.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Ecosperity Week 2026...
Ecosperity Week 2026 di Singapura, Menko AHY Ungkap Kunci Ketahanan dan Infrastruktur Berkelanjutan Asia
Rekomendasi
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved