Gerindra Yakin Jokowi Sudah Kantongi Nama Menteri Layak Reshuffle

Senin, 29 Juni 2020 - 08:30 WIB
loading...
Gerindra Yakin Jokowi...
Gerindra Yakin Jokowi Sudah Kantongi Nama Menteri Layak Reshuffle
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono meyakini bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengantongi nama-nama anggota kabinet yang layak di-reshuffle. Hal tersebut dikatakannya menyikapi kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada rapat kabinet paripurna 18 Juni lalu.

"Begini, kalau siapa yang layak di- reshuffle , saya pikir Pak Jokowi sudah tahu, menteri-menteri mana yang lelet kerjanya dan tidak punya sense of crisis saat terjadinya dampak Covid-19 terhadap perekonomian nasional, keadaan sosial masyarakat, serta PHK buruh," ungkap Arief Poyuono kepada SINDOnews, Senin (29/6/2020). (Baca juga: Rata-rata Kinerja Menteri Buruk, Pengamat: Jokowi Langsung Saja Reshuffle)

Menurut Arief Poyuono, sebenarnya bekerja dengan pemimpin yang bertipe Presiden Jokowi paling enak bagi menteri-menterinya. Sebab, kata Arief, Presiden Jokowi seseorang yang berani mengambil resiko apapun untuk kepentingan rakyat dan negara.

"Contoh saja dia menawarkan kebijakan berupa perppu maupun perpres jika ada hambatan terhadap penanganan Covid-19 dan untuk menyelamatkan ekonomi kecil dan ancaman buruh yang di-PHK serta menciptakan pertahanan kesehatan (health security) bagi ancamam pandemi," ungkapnya.

Namun, lanjut dia, sangat disayangkan banyak menteri dan pimpinan lembaga dalam menghadapi pandemi Covid-19 tidak banyak melakukan tindakan atau kebijakan extraordinary, sehingga berdampak bagi tingkat kesejahteraan masyarakat, perekonomian nasional, dan health security bagi masyarakat.

Padahal, kata Arief, terkait pertumbuhan ekonomi nasional yang diprediksi akan mengalami minus, sudah membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbusa-busa bicaranya. Namun, sambung Arief, apa yang terjadi instrumen-instrumen untuk mencegah minus pertumbuhan ekonomi, seperti belanja pemerintah untuk bansos sangat lamban dan belum mencapai 100%, belanja alkes dan APD juga sangat sedikit dan terlambat.

"Begitu juga realisasi dana penyelamatan ekonomi nasional akibat covid terutama untuk sektor UMKM, penyelamatan kredit macet korporasi akibat PSBB juga tak kunjung di eksekusi, padahal daya tahan pengusaha dan korporasi yang sehat itu hanya 4 bulanan untuk bisa tutup dan tetap mengaji pegawainya," paparnya.

Menurut dia, hal tersebut tentu berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. "Yang sangat disesalkan juga anggota, DPR RI dari parpol-parpol koalisi bukannya mendukung program-program pemerintah untuk membantu masyarakat akibat Covid-19 dan bisa mendapatkan semacam BLT, tapi justru malah banyak mempersulit dan mempolitisasi, misalnya saja program kartu prakerja yang sangat membantu masyarakat malah diobok-obok dianggap tidak transparan penerapannya. Padahal, dana dan pelatihan dari program prakerja sangat membantu masyarakat," ujarnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Rekomendasi
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved