Semprot Menteri Soal Kinerja, Jokowi Ancam Bubarkan Lembaga Sampai Reshuffle
Minggu, 28 Juni 2020 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
“Saya lihat masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ. Ini Apa engga punya perasaan suasana ini krisis,” tuturnya.
Dia meminta agar setiap tindakan, keputusan maupun kebijakan didasarkan pada situasi krisis. Jangan hanya hal ini dianggap sebagai sebuah kenormalan biasa.
“Jangan kebijakan yang biasa-biasa aja. Menganggap ini sebuah kenormalan. Apa-apaan ini?,” tegasnya. (Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 1.198, Yuri: Protokol Kesehatan Belum Dilaksanakan dengan Baik)
Jokowi pun siap untuk melakukan hal-hal extraordinary jika itu dapat mempercepat penanganan krisis. “Sekali lagi, langkah-langkah extra ordinary ini betul-betul harus kita lakukan. Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemrintahan. Akan saya buka. Langkah apapun yang extraordinary akan saya lakukan untuk 267 juta rakyat kita untuk negara,” pungkasnya.
Dia meminta agar setiap tindakan, keputusan maupun kebijakan didasarkan pada situasi krisis. Jangan hanya hal ini dianggap sebagai sebuah kenormalan biasa.
“Jangan kebijakan yang biasa-biasa aja. Menganggap ini sebuah kenormalan. Apa-apaan ini?,” tegasnya. (Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 1.198, Yuri: Protokol Kesehatan Belum Dilaksanakan dengan Baik)
Jokowi pun siap untuk melakukan hal-hal extraordinary jika itu dapat mempercepat penanganan krisis. “Sekali lagi, langkah-langkah extra ordinary ini betul-betul harus kita lakukan. Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemrintahan. Akan saya buka. Langkah apapun yang extraordinary akan saya lakukan untuk 267 juta rakyat kita untuk negara,” pungkasnya.
(kri)