Pengamat: Capres dari Kalangan Militer Ideal, Elektabilitas Prabowo Selalu Juara
Jum'at, 29 Juli 2022 - 18:17 WIB
loading...
Berdasarkan survei yang dilakukan berbagai lembaga selama ini, elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto belum goyah dari puncak capres. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Tingkat keterpilihan atau elektabilitas calon presiden dari tokoh militer masih dipandang ideal oleh masyarakat. Sebab, mereka dianggap sebagai pemimpin yang tegas dan berani.
Demikian disampaikan pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago. “Di survei Voxpol misalnya, calon presiden dari militer-sipil atau sipil-militer itu termasuk calon ideal yang diinginkan masyarakat," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (29/7/2022).
Meski demikian, kata Pangi, secara umum kandidat calon presiden baik dari kalangan sipil maupun militer tetap harus memiliki racikan modal elektoral yang menjanjikan dan harus bisa mempertahankan tren elektabilitas secara positif. Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini menjelaskan, narasi pemikiran calon presiden dari kalangan militer cocok dengan kebutuhan masyarakat ke depan, sebab tantangannya akan semakin berat dan rumit.
"Itu sejauh mana kompetensi dan kapasitas narasi pikiran apa yang mereka ingin lakukan, apakah mereka cocok seusai kebutuhan masyarakat Indonesia ke depan. Karena tantangannya dan problematika ke depan tentu lebih berat dan persoalan tentu lebih complicated," jelasnya.
Namun, menurut Pangi, bila ada calon presiden dari kalangan anggota TNI yang masih aktif, ia menyarankan untuk mundur sebelum masuk ke dalam politik praktis. Berdasarkan survei yang dilakukan berbagai lembaga selama ini, elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto belum goyah dari puncak capres.
Demikian disampaikan pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago. “Di survei Voxpol misalnya, calon presiden dari militer-sipil atau sipil-militer itu termasuk calon ideal yang diinginkan masyarakat," katanya seperti dilansir dari Antara, Jumat (29/7/2022).
Meski demikian, kata Pangi, secara umum kandidat calon presiden baik dari kalangan sipil maupun militer tetap harus memiliki racikan modal elektoral yang menjanjikan dan harus bisa mempertahankan tren elektabilitas secara positif. Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini menjelaskan, narasi pemikiran calon presiden dari kalangan militer cocok dengan kebutuhan masyarakat ke depan, sebab tantangannya akan semakin berat dan rumit.
"Itu sejauh mana kompetensi dan kapasitas narasi pikiran apa yang mereka ingin lakukan, apakah mereka cocok seusai kebutuhan masyarakat Indonesia ke depan. Karena tantangannya dan problematika ke depan tentu lebih berat dan persoalan tentu lebih complicated," jelasnya.
Namun, menurut Pangi, bila ada calon presiden dari kalangan anggota TNI yang masih aktif, ia menyarankan untuk mundur sebelum masuk ke dalam politik praktis. Berdasarkan survei yang dilakukan berbagai lembaga selama ini, elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto belum goyah dari puncak capres.
Lihat Juga :