BMKG Deteksi Siklon Tropis Songda, Begini Dampaknya bagi Indonesia

Jum'at, 29 Juli 2022 - 13:48 WIB
loading...
BMKG Deteksi Siklon...
Nelayan tradisional mencari ikan di perairan Pulau Bokor, Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (15/2/2021). BMKG mendeteksi Siklon Tropis Songda dan Bibit Siklon Tropis 95S di selatan Indonesia. FOTO/DOK.SINDOnews/SUTIKNO
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) mendeteksi Siklon Tropis Songda dan Bibit Siklon Tropis 95S di selatan Indonesia. Keberadaan siklon dan bibit siklon ini berdampak pada cuaca buruk dan gelombang laut tinggi.

Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto mengatakan Siklon Tropis Songda tumbuh di sekitar perairan Filipina, tepatnya di 27.6 LU, 135.2 BT dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knots (64 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 1002 hPa.

"Siklon Tropis Songda saat ini sudah berada di luar Area Monitoring TCWC Jakarta dan bergerak ke arah Barat Laut dan semakin menjauhi wilayah Indonesia," kata Guswanto dalam keterangan resminya, Jumat (29/7/2022).



Selain Siklon Tropis Songda, Guswanto mengatakan BMKG juga mendetemsi Bibit Siklon Tropis 95S yang tumbuh di sekitar Samudera Hindia, sebelah barat daya Lampung, tepatnya di 10.8 LS, 94.6 BT. Saat ini sudah berada di area tanggung jawab TCWC Perth-Australia.

"Kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 30 knots (55 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 998 hPa dengan pergerakan sistem ke arah Selatan Tenggara menjauhi wilayah Indonesia dan potensi menjadi Siklon Tropis berada pada kategori rendah," kata Guswanto.

BMKG menghimbau kepada warga masyarakat terdampak, terutama di wilayah pesisir pantai, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan upaya mitigasi terhadap imbas gelombang tinggi dan kondisi cuaca buruk di sekitarnya.

Baca juga: Gelombang Setinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi di Pesisir Jawa

Diperkirakan dalam 24 jam ke depan Siklon Tropis Songda dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi gelombang laut di wilayah Indonesia berupa:

A. Tinggi Gelombang 1.25 - 2.5 meter:
- Perairan Bitung - Kep. Sitaro
- Laut Sulawesi bagian Timur
- Laut Maluku
- Perairan Manokwari
- Perairan P. Biak hingga Jayapura
- Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua

Sementara itu dalam 24 jam ke depan Bibit Siklon 95S dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut di wilayah Indonesia berupa:

B. Hujan Lebat dan Angin Kencang terjadi di wilayah provinsi:
1. Kep. Mentawai (Sumatera Barat)
2. Bengkulu
3. Lampung bagian Barat

C. Tinggi Gelombang 1.25 - 2.5 meter:
- Perairan Timur Kep. Mentawai
- Selat Bali - Lombok - Sape bagian Utara

D. Tinggi Gelombang 2.5 - 4.0 meter:
- Selat Malaka bag. Utara
- Perairan Timur P. Simuelue hingga Kep. Nias
- Perairan P. Enggano - Bengkulu
- Perairan Barat Lampung
- Teluk Lampung bag. Selatan
- Selat Sunda bag. Selatan
- Selat Bali - Lombok - Sape - Alas bagian Selatan
- Laut Sawu
- Perairan P. Rotte - Kupang
- Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur

E. Tinggi Gelombang 4.0 - 6.0 meter:
- Perairan Barat Kep.Mentawai
- Perairan Selatan Jawa (Laut Selatan Banten, Laut Selatan Jawa Barat, Laut Selatan DIY dan Laut Selatan Jawa Timur)
- Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Selatan Nusa Tenggara Barat

F. Tinggi Gelombang > 6.0 meter:
- Samudera Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
Kapolri Instruksikan...
Kapolri Instruksikan Jajarannya Mitigasi Cuaca Buruk saat Arus Balik Lebaran 2026
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved