Fahri Hamzah Sebut KIB Koalisi Bohongan, PPP: Terlalu Kepo

Kamis, 28 Juli 2022 - 14:43 WIB
loading...
Fahri Hamzah Sebut KIB...
Waketum DPP PPP Arsul Sani menyebut Waketum DPN Partai Gelora Fahri Hamzah terlalu kepo atau ingin tahu urusan parpol lain. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PPP Arsul Sani menyebut Waketum DPN Partai Gelora Fahri Hamzah terlalu kepo atau ingin tahu urusan parpol lain, karena menyebut Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sebagai koalisi "bohong-bohongan" lantaran tak kunjung menentukan calon presiden (capres).

Menurutnya, Fahri semestinya menghormati strategi masing-masing parpol, sebagaimana PPP menghormati strategi parpol lain. "Itu Fahri terlalu kepo. Kan begini, strategi politik masing-masing parpol juga berbeda, dan kami juga tidak ingin ikut cara berpikir Bang Fahri dan kita hormati seperti Gerindra dan PKB. Dan kami memang dari awal kesepakatan untuk pelan-pelan," kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (28/7/2022).

Namun, kata Arsul, KIB ini menjadi koalisi yang diumumkan paling cepat oleh Partai Golkar, PAN dan PPP. Karena KIB tidak menganut pragmatisme yang dibayangkan oleh Fahri Hamzah. "Pengumuman koalisi paling cepat karena kita ini tidak menganut aliran pragmatisme yang dibayangkan Fahri Hamzah," ujarnya.

Baca juga: Fahri Hamzah Sebut KIB Bohong-bohongan, Begini Kata Golkar dan PPP

Menurut Wakil Ketua MPR ini Fahri Hamzah berpikiran bahwa karena tawar menawar di KIB sudah selesai, maka semestinya segera menentukan capres. Tapi, dia menegaskan KIB ini bukan membahas tawar menawar seperti uang dan kekuasaan, tetapi KIB ingin mengusung capres yang visi misinya cocok dengan parpol KIB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Rekomendasi
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Miliarder Elon Musk...
Miliarder Elon Musk Sebut Amerika Serikat sedang Menuju Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved