Kisah Hasyim Asy’ari, Ulama Besar Indonesia yang Pernah Menolak Menjadi Presiden
Kamis, 28 Juli 2022 - 13:33 WIB
loading...
KH Hasyim Asy’ari merupakan seorang ulama besar dan pahlawan nasional. Dia dikenal sebagai pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Foto DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - KH Hasyim Asy’ari merupakan seorang ulama besar dan pahlawan nasional. Dia dikenal sebagai pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU).
Pada riwayatnya, Muhammad Hasyim bin Asy’ari lahir di Desa Gedang, Jombang pada 24 Dzulqo’dah 1287 H atau 14 Februari 1871 M. Ayahnya yang bernama Kyai Asy’ari berasal dari Demak dan berstatus sebagai pendiri Pesantren Keras di Jombang. Sedangkan, ibunya yang bernama Halimah adalah putri Kiai Usman, pendiri Pesantren Gedang.
Baca juga : Sosok KH Ma’mun Nawawi, Murid KH Hasyim Asy’ari Penggembleng Laskar Hizbullah di Cibarusah Bekasi
Memiliki latar belakang keluarga yang agamis, Hasyim Asy’ari banyak belajar tentang agama Islam sejak kecil. Awalnya, dia belajar bersama ayah dan kakeknya. Ketika menginjak usia 15 tahun, dia mulai menjelajah berbagai pesantren seperti Pesantren Wonokoyo Probolinggo, Pesantren Langitan Tuban, Pesantren Kademangan Bangkalan Madura, dan lainnya.
Selain itu, Hasyim Asy’ari juga pernah menuntut ilmu di Makkah. Saat itu, dia pergi ke Hijaz dan belajar di bawah bimbingan Syekh Mahfudz dari Tremas, Pacitan.
Pada riwayatnya, Muhammad Hasyim bin Asy’ari lahir di Desa Gedang, Jombang pada 24 Dzulqo’dah 1287 H atau 14 Februari 1871 M. Ayahnya yang bernama Kyai Asy’ari berasal dari Demak dan berstatus sebagai pendiri Pesantren Keras di Jombang. Sedangkan, ibunya yang bernama Halimah adalah putri Kiai Usman, pendiri Pesantren Gedang.
Baca juga : Sosok KH Ma’mun Nawawi, Murid KH Hasyim Asy’ari Penggembleng Laskar Hizbullah di Cibarusah Bekasi
Memiliki latar belakang keluarga yang agamis, Hasyim Asy’ari banyak belajar tentang agama Islam sejak kecil. Awalnya, dia belajar bersama ayah dan kakeknya. Ketika menginjak usia 15 tahun, dia mulai menjelajah berbagai pesantren seperti Pesantren Wonokoyo Probolinggo, Pesantren Langitan Tuban, Pesantren Kademangan Bangkalan Madura, dan lainnya.
Selain itu, Hasyim Asy’ari juga pernah menuntut ilmu di Makkah. Saat itu, dia pergi ke Hijaz dan belajar di bawah bimbingan Syekh Mahfudz dari Tremas, Pacitan.