Disinggung Sekjen PDIP, Demokrat Tegaskan Tak Pernah Sembunyikan Kader Terjerat Hukum
Kamis, 28 Juli 2022 - 10:12 WIB
loading...
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menyayangkan pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyinggung dua kader Demokrat yang terjerat korupsi. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat , Kamhar Lakumani menyayangkan pernyataan Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) Hasto Kristiyanto yang menyinggung dua kader Demokrat yang terjerat korupsi. Menurutnya, pernyataan itu memiliki tendensi yang tidak baik terhadap Partai Demokrat.
"Kami menyayangkan pernyataan Mas Hasto yang terbaca memiliki tendensi atau niat yang tidak baik terhadap Partai Demokrat. Sepertinya beliau memiliki sentimen pribadi terhadap Partai Demokrat. Ini yang mesti dijelaskan Bung Hasto," kata Kamhar, Kamis (28/7/2022).
Ia heran saat Hasto menjelaskan komitmen taat hukum di tengah dua kader PDIP ditetapkan sebagai buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemudian membandingkan dengan Partai Demokrat yang tidak pernah menyembunyikan kader.
"Menjadi sesuatu yang mengherankan ketika Bung Hasto menjelaskan tentang komitmen patuh hukum berkaitan dengan kader PDIP yang memiliki sangkutan hukum, bahkan telah ditetapkan sebagai buronan KPK malah, beliau melebar membawa-bawa kader partai lain," tutur Kamhar Lakumani.
"Kami menyayangkan pernyataan Mas Hasto yang terbaca memiliki tendensi atau niat yang tidak baik terhadap Partai Demokrat. Sepertinya beliau memiliki sentimen pribadi terhadap Partai Demokrat. Ini yang mesti dijelaskan Bung Hasto," kata Kamhar, Kamis (28/7/2022).
Ia heran saat Hasto menjelaskan komitmen taat hukum di tengah dua kader PDIP ditetapkan sebagai buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemudian membandingkan dengan Partai Demokrat yang tidak pernah menyembunyikan kader.
"Menjadi sesuatu yang mengherankan ketika Bung Hasto menjelaskan tentang komitmen patuh hukum berkaitan dengan kader PDIP yang memiliki sangkutan hukum, bahkan telah ditetapkan sebagai buronan KPK malah, beliau melebar membawa-bawa kader partai lain," tutur Kamhar Lakumani.
Lihat Juga :