Airlangga Hartarto Putra Terbaik Bangsa Bukan Pemecah Belah KNPI
Rabu, 27 Juli 2022 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Sekjen DPP KNPI Jackson Kumaat menyebut KNPI kubu Haris Pertama abal-abal. Menurutnya, Haris Pertama sudah tidak memiliki legitimasi sebagai Ketum KNPI. "Dia (Haris Pertama) sudah diberhentikan dan dicopot sebagai Ketua Umum KNPI melalui Rapat Pleno DPP KNPI yang dipimpin oleh Ahmad Andi Bahri pada 6 Maret 2021, tongkat estafet hasil kongres di Bogor itu ada di Plt Ketua Umum KNPI Mustahuddin," katanya.
Jackson juga mengaku prihatin atas pernyataan Haris Pertama terhadap Airlangga Hartarto. "Kalau itu benar, maka ada indikasi dia mengalami penyakit megalomania, sana sini mengajak untuk memerangi orang yang berbeda dengan dia," katanya.
Untuk diketahui, dalam sebuah video yang beredar, Haris Pertama menyatakan akan melakukan serangan balik kepada pemecah belah KNPI. "Saya ingatkan kepada pemecah belah KNPI, calon presiden odong-odong untuk siap-siap menerima serangan balik. Serangan balik atau serangan umum Bang? Serangan umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) untuk Menko Perekonomian Indonesia. Salam Pemuda Indonesia bahwa perlawanan terhadap Airlangga Hartarto akan kita lawan mulai hari ini," tutur Haris dalam potongan video tersebut.
Jackson juga mengaku prihatin atas pernyataan Haris Pertama terhadap Airlangga Hartarto. "Kalau itu benar, maka ada indikasi dia mengalami penyakit megalomania, sana sini mengajak untuk memerangi orang yang berbeda dengan dia," katanya.
Untuk diketahui, dalam sebuah video yang beredar, Haris Pertama menyatakan akan melakukan serangan balik kepada pemecah belah KNPI. "Saya ingatkan kepada pemecah belah KNPI, calon presiden odong-odong untuk siap-siap menerima serangan balik. Serangan balik atau serangan umum Bang? Serangan umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) untuk Menko Perekonomian Indonesia. Salam Pemuda Indonesia bahwa perlawanan terhadap Airlangga Hartarto akan kita lawan mulai hari ini," tutur Haris dalam potongan video tersebut.
(abd)
Lihat Juga :