Kemenangan Sepak Bola Wanita di Musim Panas
Selasa, 26 Juli 2022 - 12:49 WIB
loading...
Rob Fenn (Foto: Ist)
A
A
A
Rob Fenn
Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste
"SETIAP kali orang mengucapkan 'sepak bola wanita', saya ingin mengoreksi mereka untuk hanya mengatakan 'sepak bola'. Pilihan olah raga bagi perempuan berkurang hanya karena mereka adalah perempuan." (Alex Morgan)
Inggris baru saja mengalahkan Spanyol 2-1 di Brighton, Inggris, di salah satu perempat final Kejuaraan Eropa yang laris terjual oleh penonton. Perempuan di seluruh Inggris menonton pertandingan tersebut, dan tidur sambil bermimpi mereka dapat bermain untuk negara mereka suatu hari nanti, di depan ribuan penonton di stadion terbesar, dengan jutaan orang lainnya menonton.
Sepak bola digambarkan seperti menari dengan bola. Tidak ada seorang penonton pun yang menginginkan pertunjukan sepak bola dengan pemain yang kurang terampil, pertandingan yang kurang kompetitif, serta kurangnya hiburan atau keindahan – karena semua hal tersebutlah yang disukai penggemar sepak bola.
Tidak heran sepak bola wanita sekarang mencapai momentum yang besar. Kejuaraan Sepak Bola Euro Wanita UEFA 2022 musim panas ini, yang diselenggarakan oleh Inggris, telah menjadi kesuksesan yang menakjubkan. Rekor kehadiran secara keseluruhan untuk turnamen kejuaraan Eropa dipecahkan di beberapa pertandingan yang lalu - dengan sisa 15 pertandingan yang belum dipertandingkan.
Rekor kehadiran untuk sebuah pertandingan juga telah dipecahkan, di mana 68.871 penggemar menyaksikan Inggris mengalahkan Austria di pertandingan pembuka di Old Trafford (mengalahkan rekor sebelumnya 41.301 menonton Final Euro 2013). Sepak bola sedang mengalami revolusi kesetaraan gender, dan pada musim panas yang penuh kemenangan, di tempat kelahiran olahraga sepak bola.
Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste
"SETIAP kali orang mengucapkan 'sepak bola wanita', saya ingin mengoreksi mereka untuk hanya mengatakan 'sepak bola'. Pilihan olah raga bagi perempuan berkurang hanya karena mereka adalah perempuan." (Alex Morgan)
Inggris baru saja mengalahkan Spanyol 2-1 di Brighton, Inggris, di salah satu perempat final Kejuaraan Eropa yang laris terjual oleh penonton. Perempuan di seluruh Inggris menonton pertandingan tersebut, dan tidur sambil bermimpi mereka dapat bermain untuk negara mereka suatu hari nanti, di depan ribuan penonton di stadion terbesar, dengan jutaan orang lainnya menonton.
Sepak bola digambarkan seperti menari dengan bola. Tidak ada seorang penonton pun yang menginginkan pertunjukan sepak bola dengan pemain yang kurang terampil, pertandingan yang kurang kompetitif, serta kurangnya hiburan atau keindahan – karena semua hal tersebutlah yang disukai penggemar sepak bola.
Tidak heran sepak bola wanita sekarang mencapai momentum yang besar. Kejuaraan Sepak Bola Euro Wanita UEFA 2022 musim panas ini, yang diselenggarakan oleh Inggris, telah menjadi kesuksesan yang menakjubkan. Rekor kehadiran secara keseluruhan untuk turnamen kejuaraan Eropa dipecahkan di beberapa pertandingan yang lalu - dengan sisa 15 pertandingan yang belum dipertandingkan.
Rekor kehadiran untuk sebuah pertandingan juga telah dipecahkan, di mana 68.871 penggemar menyaksikan Inggris mengalahkan Austria di pertandingan pembuka di Old Trafford (mengalahkan rekor sebelumnya 41.301 menonton Final Euro 2013). Sepak bola sedang mengalami revolusi kesetaraan gender, dan pada musim panas yang penuh kemenangan, di tempat kelahiran olahraga sepak bola.
Lihat Juga :