Rumusan Pancasila Dinilai Selaras dengan Tujuan Agama

Sabtu, 27 Juni 2020 - 21:36 WIB
loading...
Rumusan Pancasila Dinilai...
Wakil Direktur Eksekutif International Conference of Islamic Scholars (ICIS), KH Khariri Makmun. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pancasila dinilai sudah menjadi "vaksin" yang tepat bagi bangsa ini dalam memperkuat imunitas diri dari pemahaman radikal terorisme .

Karena di dalam Pancasila, jika diistilahkan dalam bahasa agama, ada sila Ketuhanan Yang Maha Esa yang sama artinya dengan tauhid yang dikenal dalam Islam.

Wakil Direktur Eksekutif International Conference of Islamic Scholars (ICIS), KH Khariri Makmun mengatakan, sesungguhnya sila-sila dalam dasar negara Pancasila ini sudah tercermin nilai-nilai agama, khususnya agama Islam.

Oleh karena itu, lanjut dia, tidak seharusnya agama dan Pancasila ini dibentur-bentukan. “Di dalam Pancasila ada sila Ketuhanan Yang Maha Esa yang itu sebetulnya tauhid, kemudian sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab itu ‘al insaniyah’, kemudian sila Persatuan Indonesia yang di dalam Alquran disebut ‘wa'tasimu bihablillahi jami'an wala tafarraqu’ yang artinya kita bersatu jangan tercerai berai. Lalu sila keempat itu permusyawaratan perwakilan itu ‘as-syura’ yang dalam Alquran itu artinya musyawarah. Juga sila Keadilan Sosial adalah ‘al adalah’ yang artinya keadilan” ujar Khariri di Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Dengan adanya penjelasan yang tercermin di dalam Alquran tersebut, Khariri menuturkan, rumusan-rumusan Pancasila itu sudah selaras dengan maqashidu asy-shyariahatau tujuan-tujuan agama.

“Yang tentunya kalau orang bisa memahami agama itu dengan benar, tentu tidak akan ada tuduhan antara Pancasila dan agama atau dengan Alquran itu sendiri,” tuturnya.(Baca juga: Bertambah 1.385 Orang, Total Kasus Positif Corona di Indonesia Menjadi 52.812 )

Menurut dia, ketika seseorang bisa memahami agamanya dengan baik, secara otomatis orang tersebut akan bisa menerima Pancasila dengan benar.

“Yang terjadi sekarang kan dalam memahami ajaran agama saja mereka banyak memiliki permasalahan dalam memahaminya, sehingga ketika agama disandingkan dalam konteks bernegara dan berpolitik ada miss, ada sesuatu yang hilang dari pemahaman mereka. Inilah kemudian yang memunculkan bibit intoleransi, radikalisme seperti yang terjadi sekarang ini,” katanya.

Dia mengatakan, para ulama perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat luas agar tidak terpengaruh dengan pendapat-pendapat yang membenturkan agama dengan Pancasila.

Khariri juga mengajak ulama untuk berdialog dengan masyarakat luas. Perlu juga peran tokoh-tokoh untuk bisa menjelaskan secara runut kepada orang-orang yang membenturkan agama dan Pancasila.

“Orang-orang ini sebetulnya adalah korban dari indoktrinasi. Jadi perlu diajak dialog. Saya sendiri sebagai dosen, saya mengajarkan mulai dari mahasiswa di semester pertama ada materi tentang intoleran lalu bagaimana kita menghadapi intoleran itu sehingga kita bisa menjadi toleran. Kita juga berikan kepada mereka bagaimana pemahaman yang benar. Khususnya dalam konteks beragama di Indonesia,” tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
BPIP: Kembalikan Koperasi...
BPIP: Kembalikan Koperasi ke Khitah Ekonomi Pancasila
Pengamat Dorong Densus...
Pengamat Dorong Densus 88 Selidiki Profil Keluarga 68 Anak yang Terpapar Ideologi Ekstrem
Dukung Soeharto Jadi...
Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Relawan Exponen 08: Jasanya Dirasakan Rakyat
Kemenko Polkam: Sinergi...
Kemenko Polkam: Sinergi Lintas Sektor Kunci Perkuat Nilai-nilai Pancasila
Pancasila Ampuh Tangkal...
Pancasila Ampuh Tangkal Propaganda Formalisasi Agama
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
BPIP Gandeng LPM Riau...
BPIP Gandeng LPM Riau Perkuat Nilai-nilai Pancasila di Masyarakat
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026...
Pancasakti Run 2026 Tawarkan Kesempatan Menuju World Marathon Majors 2027
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Berita Terkini
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved