Kasus Penembakan Brigadir J, TB Hasanuddin Ingatkan Institusi Polri Jadi Taruhan
Minggu, 24 Juli 2022 - 11:56 WIB
loading...
Petugas kepolisian berada di halaman rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo saat pra-rekonstruksi kasus yang menewaskan Brigadir J di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Sabtu (22/7/2022). FOTO/ANTARA/Hafidz Mubarak A
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin meminta Polri serius menangani kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo, beberapa waktu lalu. Menurutnya, institusi Polri menjadi taruhan dalam penanganan kasus tersebut.
"Siapa pelakunya, itu menurut hemat saya harus terus dibongkar. Apalagi Bapak Presiden sudah sudah wanti-wanti dua kali memberikan peringatan, bongkar, siapa pun yang salah, tindak," kata legislator dari Fraksi PDIP saat berkunjung ke Majalengka, Jawa Barat, Minggu (24/7/2022).
Pensiunan jenderal polisi ini menegaskan, indikasi upaya melindungi anggota yang bersalah bisa menjadi preseden buruk bagi institusi Polri. TB Hasanuddin menyebutkan institusi Polri akan jatuh jika mereka tidak memberikan sanksi bagi anggotanya yang bersalah.
"Karena taruhannya institusi Polri. Polisi yang kita cintai ini harus kita jaga. Kalau ada oknum yang salah, ya sudah, dihukum. Sesuai dengan kesalahannya. Jangan dibiarkan, sebab kalau dilindungi maka institusi polisi ini akan jatuh," kata politikus PDIP itu.
"Siapa pelakunya, itu menurut hemat saya harus terus dibongkar. Apalagi Bapak Presiden sudah sudah wanti-wanti dua kali memberikan peringatan, bongkar, siapa pun yang salah, tindak," kata legislator dari Fraksi PDIP saat berkunjung ke Majalengka, Jawa Barat, Minggu (24/7/2022).
Pensiunan jenderal polisi ini menegaskan, indikasi upaya melindungi anggota yang bersalah bisa menjadi preseden buruk bagi institusi Polri. TB Hasanuddin menyebutkan institusi Polri akan jatuh jika mereka tidak memberikan sanksi bagi anggotanya yang bersalah.
"Karena taruhannya institusi Polri. Polisi yang kita cintai ini harus kita jaga. Kalau ada oknum yang salah, ya sudah, dihukum. Sesuai dengan kesalahannya. Jangan dibiarkan, sebab kalau dilindungi maka institusi polisi ini akan jatuh," kata politikus PDIP itu.
Lihat Juga :