Sederet Jabatan Adam Malik: Dubes di Uni Soviet hingga Menjadi Wakil Presiden
Jum'at, 22 Juli 2022 - 21:21 WIB
loading...
Adam Malik, Wapres RI 1978-1983. Foto/www.wapresri.go.id
A
A
A
JAKARTA - Adam Malik merupakan Wakil Presiden ke-3 RI, setelah Mohammad Hatta dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Pria kelahiran 22 Juli 1917 ini menduduki sejumlah jabatan sebelum menjadi Wakil Presidenpada 1978-1983.
Adam Malik lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara. Dia merupakan anak dari pasangan Abdul Malik Batubara dan Salamah Lubis. Pria yang dikenal dengan sebutan si Bung ini sejak kecil dikenal cerdik dan cerdas.
Di usia muda, Adam Malik dipercaya teman-temannya untuk menjadi Ketua Partai Indonesia (Partindo) di Pematangsiantar dan Medan pada 1934-1935.
Dia kemudian ke Batavia (sekarang Jakarta). Di sini, Adam Malik bersama sejumlah tokoh memelopori berdirinya Kantor Berita Antara pada 13 Desember 1937. Di usianya yang masih muda, Adam Malik juga aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Baca juga: 4 Pose Kece dan Ngegemesin Shyalimar Malik, Cucu Mantan Wapres Adam Malik
Pada 1945-1947, Adam Malik menjadi Ketua III Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), kemudian menjadi Ketua II KNIP. Adam Malik juga berkiprah di Partai Murba pada 1948. Pada 1955, Adam Malik terpilih menjadi anggota DPR. Selanjutnya, pada 1966 Adam Malik keluar dari Partai Murba, kemudian pindah ke Golkar.
Adam Malik lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara. Dia merupakan anak dari pasangan Abdul Malik Batubara dan Salamah Lubis. Pria yang dikenal dengan sebutan si Bung ini sejak kecil dikenal cerdik dan cerdas.
Di usia muda, Adam Malik dipercaya teman-temannya untuk menjadi Ketua Partai Indonesia (Partindo) di Pematangsiantar dan Medan pada 1934-1935.
Dia kemudian ke Batavia (sekarang Jakarta). Di sini, Adam Malik bersama sejumlah tokoh memelopori berdirinya Kantor Berita Antara pada 13 Desember 1937. Di usianya yang masih muda, Adam Malik juga aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Baca juga: 4 Pose Kece dan Ngegemesin Shyalimar Malik, Cucu Mantan Wapres Adam Malik
Pada 1945-1947, Adam Malik menjadi Ketua III Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), kemudian menjadi Ketua II KNIP. Adam Malik juga berkiprah di Partai Murba pada 1948. Pada 1955, Adam Malik terpilih menjadi anggota DPR. Selanjutnya, pada 1966 Adam Malik keluar dari Partai Murba, kemudian pindah ke Golkar.
Lihat Juga :