Jenderal Dudung Dianugerahi Warga Kehormatan Utama Masyarakat Adat Dayak

Kamis, 21 Juli 2022 - 21:42 WIB
loading...
Jenderal Dudung Dianugerahi Warga Kehormatan Utama Masyarakat Adat Dayak
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dianugerahi sebagai Warga Kehormatan Utama Masyarakat Adat Dayak, Jakarta, Kamis (21/7/2022). Foto/Dispenad
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dianugerahi sebagai Warga Kehormatan Utama Masyarakat Adat Dayak. Hal ini didapatkan Dudung saat silaturahmi kepada Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Jakarta, Kamis (21/7/2022).

Dudung mengatakan, dengan Penganugerahan Warga Kehormatan Utama Suku Adat Dayak memiliki dua konsekuensi.

Baca juga: Babukung, Ritual Kematian Suku Dayak di Lamandau Kalteng

"Dengan penganugerahan ini tentunya bukan sebatas pengakuan dari masyarakat Dayak bagi saya, namun juga sebagai KSAD harus dapat memberikan kemajuan bagi masyarakat Dayak," katanya.

"Semoga para prajurit TNI AD yang bertugas di Kalimantan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan memberikan perhatian kepada masyarakat Dayak secara keseluruhan," sambungnya.

Baca juga: Kisah Buaya Kuning Penjaga dan Suku Dayak Tunjung

Penganugerahan tersebut diberikan kepada Dudung sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan dalam menjaga kerukunan antar umat beragama serta antar suku dan sebagai tokoh penjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam acara itu, Presiden MADN turut menyampaikan penjelasan tentang keberadaan Organisasi MADN sekaligus memperkenalkan para pengurus MADN masa bakti 2021-2026.

Pada kesempatan yang sama Ketua Dewan Pakar MADN, Alue Dohong menyampaikan usulan dan harapan masyarakat Dayak. Disebutkan, bahwa MADN merupakan penduduk asli Pulau Kalimantan yang terdiri dari 405 sub-sub Etnis Dayak.

"Kami ingin menyampaikan aspirasi MADN dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota hingga desa untuk siap bersinergi dengan TNI Angkatan Darat dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI khususnya di Pulau Kalimantan dan menjadi garda terdepan dalam mempertahankan ideologi Pancasila, UUD 1945 dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.

Selain itu, juga disampaikan asprirasi terkait rekrutmen prajurit TNI bagi putra-putra asli suku Dayak melalui jalur Akedemi Militer maupun dari sumber penerimaan prajurit TNI lainnya untuk ditambah kuota, termasuk kesempatan untuk meningkatkan karier di militer melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti Seskoad maupun Sekso TNI.
(maf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1140 seconds (10.101#12.26)