Survei Indopol: Kerukunan Beragama dan Pelayanan Publik Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Memuaskan

Jum'at, 15 Juli 2022 - 21:10 WIB
loading...
Survei Indopol: Kerukunan Beragama dan Pelayanan Publik Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Memuaskan
Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin mendapatkan kepuasan publik tertinggi dalam kinerja kerukunan umat beragama, pelayanan publik, infrastruktur, jaring pengaman sosial, dan beberapa hal lainnya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin mendapatkan kepuasan publik tertinggi dalam kinerja kerukunan umat beragama , pelayanan publik, infrastruktur, jaring pengaman sosial, dan beberapa hal lainnya. Hal itu berdasarkan hasil survei nasional Indopol yang bertajuk “Evaluasi Kinerja Pemerintah & Dinamika Politik Nasional”.

“Tingkat kepuasan publik tertinggi adalah dalam hal menjaga kerukunan hidup beragama 81,87% pelayanan publik, 74,8% infrastruktur, 74,31% jaring pengaman sosial, 71,3% pengembangan UMKM, 68,86% penegakan hukum dan HAM, 67,32% penanganan kriminalitas 67,07% dan ketersediaan BBM dan listrik 65,12%,” ujar Direktur Eksekutif Indopol Survey Ratno Sulistiyanto dalam rilis survei secara daring, Jumat (15/7/2022). Baca juga: Maknai Ojo Kesusu, Survei LSN: Totalitas Kerja Prabowo terhadap Jokowi Bikin Elektabilitasnya Kian Meroket

Sementara, Ratno melanjutkan raport merah diberikan dalam hal pemulihan ekonomi pasca pandemi 61,22%, pemberantasan korupsi 53,74%, pembukaan lapangan kerja 52,28%, dan penanganan pengangguran kemiskinan 49,84%.

“Tren kepuasan publik terhadap upaya Pemerintah Jokowi-Ma’ruf dalam menangani beberapa hal ini cenderung mengalami penurunan hampir semua bidang, kecuali penanganan kriminalitas, narkoba, pencurian, perampokan dan lain-lain naik 0,27 dari survei sebelumnya di bulan Januari 2022,” paparnya.

Selain itu, sambung Ratno, kepuasan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia pada bulan Juni 2022 turun sebesar total 7,48% dari 64,55% ke 57,07% dibandingkan pada bulan Januari 2022. Juga tren kepuasan publik terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia pada bulan Juni 2022 cenderung turun sebesar 5,69% dari 70% ke 64,39% jika dibandingkan Januari 2022.

Survei ini dilakukan pada 24 Juni-1 Juli 2022 secara tatap muka, dengan jumlah sampel 1.230 responden yang diambil dengan multistage random sampling atau diambil secara proporsional berdasarkan Proyeksi Jumlah Penduduk Indonesia Tahun 2021 (Badan Pusat Statistik/BPS 2022). Baca juga: Kompak! Momen Prabowo Dampingi Presiden Jokowi dalam Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana

Penentuan responden juga dilakukan secara random sistematis dengan kriteria syarat pemilih Pemilu. Survei ini memiliki margin error 2,8% dan tingkat kepercayaan 95%.
(kri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1587 seconds (11.210#12.26)