Mahfud MD Akui Banyak Kejanggalan dalam Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam

Rabu, 13 Juli 2022 - 16:18 WIB
loading...
Mahfud MD Akui Banyak...
Menko Polhukam Mahfud MD mengakui ada banyak kejanggalan dalam peristiwa baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. FOTO/INSTAGRAM MAHFUD MD
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakui ada banyak kejanggalan dalam peristiwa baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7/2022). Kejanggalan itu muncul dari proses penanganan maupun penjelasan Polri.

"Kasus ini memang tak bisa dibiarkan mengalir begitu saja karena banyak kejanggalan yang muncul dari proses penanganan, maupun penjelasan POLRI sendiri yang tdk jelas hubungan antara sebab dan akibat setiap rantai peristiwanya," tulis Mahfud MD di akun Instagramnya dikutip, Rabu (13/7/2022).

Menurut Mahfud, kredibilitas Polri dan pemerintah menjadi taruhan dalam kasus ini. Sebab dalam lebih dari setahun terakhir, Polri selalu mendapat penilaian atau persepsi positif yang tinggi dari publik dalam berbagai survei. Kinerja positif pemerintah dikontribusi secara signifikan oleh bidang politik dan keamanan, serta penegakan hukum. Hasil survei terakhir Indikator Politik yang baru dirilis juga menunjukan hal yang sama.

Baca juga: Kapolri Bentuk Tim Investigasi Kasus Polisi Tembak Polisi, Mahfud MD: Keputusan Tepat

"Sebagai Ketua Kompolnas, saya sudah berpesan kpd Sekretaris Kompolnas Benny J Mamoto untuk aktif menelisik kasus ini guna membantu POLRI membuat perkara menjadi terang," tulis Mahfud yang saat ini masih berada di Madinah, Arab Saudi usai menunaikan ibadah haji.

Mahfud mengapresiasi keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membentuk tim investigasi terdiri dari orang-orang kredibel dan dipimpin langsung Wakapolri Komjen Gatot Eddy. Menurutnya, keputusan itu sudah mewakili sikap dan langkah Pemerintah.

"Perkembangannya bagus juga karena selain membentuk Tim, Kapolri juga sudah mengumumkan untuk menggandeng Kompolnas dan Komnas HAM guna mengungkap secara terang kasus ini," katanya.

Untuk diketahui, baku tembak terjadi antara Brigadir J dan Bharada E yang saat itu sedang bertugas sebagai keamanan di rumah Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, di kawasan Kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022). Sebelum peristiwa baku tembak, Brigadir J memasuki kamar pribadi istri Kadiv Propam dan melecehkan sambil menodongkan senjata. Sontak istri Kadiv Propam pun berteriak. Karena panik, Brigadir J pun keluar kamar dan ditanyai oleh Bharada E.



Bukannya menjawab, Brigadir J malah melemparkan tembakan hingga 7 kali. Untuk melindungi dan melakukan perlawanan diri, Bharada E menyambut tembakan tersebut. Sebanyak 5 tembakan ia keluarkan, yang akhirnya menewaskan Brigadir J. Korban tewas merupakan sopir pribadi istri Irjen Pol Ferdy.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ambil Magister Teologi
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Rekomendasi
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved