Perlunya Koperasi Bertransformasi

Selasa, 12 Juli 2022 - 10:20 WIB
loading...
Perlunya Koperasi Bertransformasi
Saat ini lebih banyak koperasi yang masih dikelola secara konvensional sehingga kurang populer dan semakin dilupakan. Agar lebih berkembang, koperasi perlu beradaptasi dengan digitalisasi. (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A A A
MENYAMBUT Hari Koperasi ke-75 pada 12 Juli 2022, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) melalui Gerakan Koperasi mengangkat tema "Transformasi Koperasi untuk Ekonomi Berkelanjutan". Hari koperasi tahun ini diharapkan menjadi momentum transformasi koperasi dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan.

Peran koperasi sebagai salah satu penyangga pemulihan ekonomi sangat penting mengingat sepanjang tahun lalu jumlah koperasi eksisting mencapai 127.845 dengan jumlah anggota 27 juta orang.

Saat ini koperasi masih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya pelaku UMKM. Namun koperasi masih memiliki sejumlah tantangan, di antaranya perkembangan bisnisnya yang berjalan lambat sementara korporasi berjalan cepat. Selain itu masih minimnya jumlah partisipan masyarakat yang ingin bergabung ke koperasi atau hanya sekitar 8,41%. Sedangkan rata-rata negara lain mencapai 16,31%.

Kita tahu, koperasi merupakan salah satu badan keuangan yang sudah ada di negeri ini sejak puluhan tahun lalu. Pada masanya, koperasi merupakan badan keuangan sekaligus badan usaha yang menjadi tumpuan bagi masyarakat dan menjadi salah satu pilar perekonomian. Namun sayangnya, koperasi saat ini mulai tenggelam dan kalah bersaing dengan lembaga usaha lainnya. Koperasi dianggap sebagai lembaga keuangan yang kuno dan minim inovasi.

Berdasarkan hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS), komposisi penduduk Indonesia selama beberapa tahun terakhir didominasi generasi Z dan milenial. Mereka hidup berdampingan dengan teknologi digital yang juga berkembang begitu pesat. Pada akhirnya membentuk karakter menginginkan semuanya dengan cepat, praktis, dan dapat diakses secara digital. Hal tersebut sebenarnya menjadi salah satu kode akan prospek koperasi go digital yang sangat besar.

Sayangnya, saat ini lebih banyak koperasi yang masih dikelola secara konvensional. Tidak heran, koperasi kurang populer dan semakin dilupakan, khususnya oleh generasi Z dan milenial. Kelompok generasi Z dan milenial ini sebenarnya target yang potensial. Mereka cenderung sulit menjaga komitmen menabung serta suka mengambil pinjaman.

Menilik data statistik fintech yang dirilis OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sebagian besar akun pinjaman onlinemerupakan kalangan yang berusia 19-34 tahun, yaitu generasi Z dan milenial. Kondisi ini harusnya dapat menjadi peluang bagi koperasi untuk go digital agar dapat lebih bersaing dengan pinjaman online.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Hanya Resmikan 1.061 Kopdes: Saya Suka Angka 8
Prabowo Resmikan 1.061...
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, Minta Pejabat yang Absen Dicatat
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Rekomendasi
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved