ACT Bantah Dugaan Aliran Dana ke Kelompok Al-Qaeda
Senin, 11 Juli 2022 - 12:57 WIB
loading...
Kuasa hukum mantan Presiden ACT Ahyudin, Teuku Pupun Zulkifli membantah lembaga filantropi menyalahgunakan hasil donasi untuk disalurkan ke kelompok Al-Qaeda. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kuasa hukum mantan Presiden ACT Ahyudin, Teuku Pupun Zulkifli membantah lembaga filantropi menyalahgunakan hasil donasi untuk disalurkan ke kelompok Al-Qaeda . Dugaan ini sebelumnya disampaikan oleh Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
"Oh tidak ada itu. Itu semua fitnah itu. Itu semua tidak ada itu yang pada Al-Qaeda," kata Teuku Pupun kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (11/7/2022).
Dia menegaskan bahwa ACT tidak berafiliasi dengan kelompok terorisme seperti Al-Qaeda. Lalu, soal bukti-bukti transfer aliran dana ke kelompok Al-Qaeda, Pupun menegaskan bahwa hal itu tidak benar.
"Karena yayasan ini tidak ada afiliasi dengan teroris. Semua dalam bentuk kemanusiaan, itu semua fitnah," ucapnya.
Sebelumnya Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan sedang mengusut adanya dugaan aliran dana terlarang dari lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke kelompok terorisme Al-Qaeda. Densus sebelumnya telah menerima laporan temuan dari PPATK.
"Densus 88 secara intensif sedang bekerja mendalami transaksi-transaksi tersebut," kata Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada awak media, Jakarta, Kamis (7/7/2022).
"Oh tidak ada itu. Itu semua fitnah itu. Itu semua tidak ada itu yang pada Al-Qaeda," kata Teuku Pupun kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (11/7/2022).
Dia menegaskan bahwa ACT tidak berafiliasi dengan kelompok terorisme seperti Al-Qaeda. Lalu, soal bukti-bukti transfer aliran dana ke kelompok Al-Qaeda, Pupun menegaskan bahwa hal itu tidak benar.
"Karena yayasan ini tidak ada afiliasi dengan teroris. Semua dalam bentuk kemanusiaan, itu semua fitnah," ucapnya.
Sebelumnya Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan sedang mengusut adanya dugaan aliran dana terlarang dari lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke kelompok terorisme Al-Qaeda. Densus sebelumnya telah menerima laporan temuan dari PPATK.
"Densus 88 secara intensif sedang bekerja mendalami transaksi-transaksi tersebut," kata Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada awak media, Jakarta, Kamis (7/7/2022).
Lihat Juga :