Keputusan Rakernas Pagar Nusa: Perkuat Kaderisasi dan Jejaring Luar Negeri
Jum'at, 08 Juli 2022 - 11:25 WIB
loading...
Rakernas PP Pagar Nusa NU, di Hotel Arya Duta Jakarta. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU), M Nabil Haroen menegaskan, saat ini organisasi para pendekar ini fokus untuk memperkuat skema kaderisasi serta jejaring luar negeri.
Demikian disampaikan M Nabil Haroen, pada penutupan Rakernas PP Pagar Nusa NU, di Hotel Arya Duta Jakarta, Jumat (8/7/2022) dini hari.
"Pagar Nusa terus memperkuat sistem kaderisasi internal untuk menggembleng kader dan pendekar. Jadi kita punya pendekar-pendekar dari pelbagai level, dari yang dasar hingga pasukan inti. Nah, kita mendukung penuh kaderisasi berjenjang dari PBNU," ungkap Nabil Haroen, yang berproses lama sebagai santri di Pesantren Lirboyo, Kediri.
Anggota Komisi IX DPR ini juga menegaskan, Pagar Nusa juga memperkuat aset-aset wilayah dan cabang di daerah, sebagai bagian dari kemandirian organisasi.
"Kami mendorong agar cabang-cabang dan wilayah mengelola aset sendiri, punya kantor untuk latihan pencak silat dan kegiatan organisasi. Di antara yang sudah mulai merintis di beberapa cabang di Lampung, Kepulauan Riau, Jawa Tengah dan Jawa Timur," terang Nabil.
Lebih lanjut, Nabil Haroen menjelaskan skema gotong royong pendirian kantor dan gedung latihan Pagar Nusa ini sederhana.
"Kami data secara ringkas berapa jumlah kader di suatu daerah, lalu kita ajak bareng-bareng iuran semampunya secara reguler. Kadang ada juga yang sudah wakaf tanah, wakaf bahan material, juga tenaga. Alhamdulillah, dengan semangat para pendekar dan dukungan kiai-kiai, berjalan lancar," jelasnya.
Demikian disampaikan M Nabil Haroen, pada penutupan Rakernas PP Pagar Nusa NU, di Hotel Arya Duta Jakarta, Jumat (8/7/2022) dini hari.
"Pagar Nusa terus memperkuat sistem kaderisasi internal untuk menggembleng kader dan pendekar. Jadi kita punya pendekar-pendekar dari pelbagai level, dari yang dasar hingga pasukan inti. Nah, kita mendukung penuh kaderisasi berjenjang dari PBNU," ungkap Nabil Haroen, yang berproses lama sebagai santri di Pesantren Lirboyo, Kediri.
Anggota Komisi IX DPR ini juga menegaskan, Pagar Nusa juga memperkuat aset-aset wilayah dan cabang di daerah, sebagai bagian dari kemandirian organisasi.
"Kami mendorong agar cabang-cabang dan wilayah mengelola aset sendiri, punya kantor untuk latihan pencak silat dan kegiatan organisasi. Di antara yang sudah mulai merintis di beberapa cabang di Lampung, Kepulauan Riau, Jawa Tengah dan Jawa Timur," terang Nabil.
Lebih lanjut, Nabil Haroen menjelaskan skema gotong royong pendirian kantor dan gedung latihan Pagar Nusa ini sederhana.
"Kami data secara ringkas berapa jumlah kader di suatu daerah, lalu kita ajak bareng-bareng iuran semampunya secara reguler. Kadang ada juga yang sudah wakaf tanah, wakaf bahan material, juga tenaga. Alhamdulillah, dengan semangat para pendekar dan dukungan kiai-kiai, berjalan lancar," jelasnya.
Lihat Juga :