BPIP Tegaskan Pancasila Harus Menjadi Prinsip Dasar Aparatur Sipil Negara
Selasa, 05 Juli 2022 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
ASN sebagai salah satu motor penggerak dalam pengamalan Pancasila harus memberikan penguatan makna Pancasila itu sendiri, yang bermula dari diri secara individu untuk selanjutnya menjadi penguatan bersama di masyarakat. “Seorang ASN harus benar-benar memahami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila,” tegasnya.
Kebangsaan dan nasionalisme tidak tumbuh secara otomatis, diperlukan pengembangan dan penyadaran. Pemahaman tentang wawasan kebangsaan diharapkan dapat mengokohkan semangat kebangsaan dan rasa nasionalisme dalam mewujudkan rasa cinta pada Tanah Air.
“Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman ASN mengenai nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa, memberi inspirasi untuk memaknai nilai-nilai Pancasila dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dia melihat kondisi sosial politik di NTT relatif aman dan terkendali, namun masih dibutuhkan penyamaan persepsi dan sikap wawasan kebangsaan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh perubahan berbagai potensi dalam negeri yang dapat menyebabkan terjadinya distabilitas.
“Kami bersyukur kondisi politik dan sosial khususnya di NTT saat ini relatif aman dan terkendali, maka dengan kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada BPIP karena terus memberikan penguatan kepada masyarakat NTT dan umumnya masyarakat Indonesia timur terhadap nilai-nilai luhur,” pungkasnya. CM
Kebangsaan dan nasionalisme tidak tumbuh secara otomatis, diperlukan pengembangan dan penyadaran. Pemahaman tentang wawasan kebangsaan diharapkan dapat mengokohkan semangat kebangsaan dan rasa nasionalisme dalam mewujudkan rasa cinta pada Tanah Air.
“Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman ASN mengenai nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa, memberi inspirasi untuk memaknai nilai-nilai Pancasila dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dia melihat kondisi sosial politik di NTT relatif aman dan terkendali, namun masih dibutuhkan penyamaan persepsi dan sikap wawasan kebangsaan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh perubahan berbagai potensi dalam negeri yang dapat menyebabkan terjadinya distabilitas.
“Kami bersyukur kondisi politik dan sosial khususnya di NTT saat ini relatif aman dan terkendali, maka dengan kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada BPIP karena terus memberikan penguatan kepada masyarakat NTT dan umumnya masyarakat Indonesia timur terhadap nilai-nilai luhur,” pungkasnya. CM
(ars)
Lihat Juga :