PDIP Punya Banyak Stok Pengganti Tjahjo Kumolo, Ganjar hingga Olly Dondokambey

Senin, 04 Juli 2022 - 19:05 WIB
loading...
PDIP Punya Banyak Stok Pengganti Tjahjo Kumolo, Ganjar hingga Olly Dondokambey
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat memastikan partainya tak akan kekurangan stok kader untuk mengisi kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat memastikan partainya tak akan kekurangan stok kader untuk mengisi kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Dia pun menyebut beberapa nama kader PDIP, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey .

"Jadi kita banyak stok, ada Pak Ganjar, ada Pak Olly, sebagai gubernur. Jadi kita banyak stok yang baik-baik lagi. Belum lagi kepala daerah kita yang di kabupaten/kota maupun provinsi," kata Djarot di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (4/7/2022).

Tak hanya dua nama kepala daerah tersebut, Djarot juga menyebut nama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang dianggap layak untuk mengisi kursi tersebut. Oleh karena itu, dia memastikan PDIP akan siap memberikan kader terbaiknya jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memintanya.

Baca juga: Pengisian Kursi Menpan RB, Faldo: Butuh Diskusi dan Sesuaikan Agenda Presiden



"Pak Hasto juga bisa. Artinya apa? kita banyak stok, Pak Basarah juga bisa, kita banyak stok ya dari PDIP banyak stok Pak Basarah ok, Pak Hasto ok, tergantung kepada dari penugasan," ujarnya.

Kendati demikian, Djarot memastikan partainya sendiri belum mengusulkan nama pengganti Tjahjo Kumolo. Dia menambahkan, PDIP masih dalam kondisi berduka. Terlebih, yang mempunyai hak prerogratif untuk memilih siapa yang layak menjadi menteri dalam kabinet adalah Presiden.

"Kan aku sudah sampaikan, kita ini kan masih dalam suasana berduka dan ini kewenangan dari presiden. Kalau untuk penugasan partai, itu kewenangan dari Ketum. Jadi saya nanya, menurut situ, saya yakin, Ibu Mega, Pak Jokowi, pasti memahamilah yang terbaik itu siapa. Yang paling cocok siapa," pungkasnya.
(rca)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2341 seconds (11.97#12.26)