Menko PMK Sebut Kepatuhan Jadi Kunci Cegah Penularan Virus Corona
Kamis, 25 Juni 2020 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
Saat tinjau Pasar Genteng Baru, Muhadjir mengecek ketersediaan perlengkapan protokol Covid-19 di sana. Secara umum, ia menilai protokol kesehatan di pasar itu sudah bagus. Itu terlihat dari tersedianya tempat cuci tangan serta sekat pembatas antara penjual dengan pembeli.
Namun, menurutnya, masih ada beberapa protokol kesehatan yang perlu ditingkatkan lagi. Salah satunya adalah jaga jarak antara penjual dan pembeli saat bertransaksi jual beli.
"Jadi jaga jarak baik antara pembeli dan penjual dan antara pembeli itu yang harus didisiplinkan. Tapi kalau protokol dasar seperti hand sanitizer, cuci tangan sebelum masuk pasar, kemudian pakai masker, kelihatannya sudah dipatuhi. Itu sudah bagus, tinggal meningkatkan yang lain," ujar eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Tirai pembatas antara pembeli dan penjual di Pasar Genteng Baru, lanjut Muhadjir, masih perlu dilengkapi hingga ke seluruh penjual. Kemudian, perlu ada protokol ketat yang membatasi waktu berbelanja serta pengawasan sebelum masuk ke pasar agar tidak terjadi kerumunan dalam pasar.
Ia pun meminta Wali Kota Surabaya Risma dan pihak pengelola pasar agar bisa bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam pengetatan pengawasan khususnya di pasar tradisional yang rentan menjadi tempat penularan Covid-19.
Namun, menurutnya, masih ada beberapa protokol kesehatan yang perlu ditingkatkan lagi. Salah satunya adalah jaga jarak antara penjual dan pembeli saat bertransaksi jual beli.
"Jadi jaga jarak baik antara pembeli dan penjual dan antara pembeli itu yang harus didisiplinkan. Tapi kalau protokol dasar seperti hand sanitizer, cuci tangan sebelum masuk pasar, kemudian pakai masker, kelihatannya sudah dipatuhi. Itu sudah bagus, tinggal meningkatkan yang lain," ujar eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Tirai pembatas antara pembeli dan penjual di Pasar Genteng Baru, lanjut Muhadjir, masih perlu dilengkapi hingga ke seluruh penjual. Kemudian, perlu ada protokol ketat yang membatasi waktu berbelanja serta pengawasan sebelum masuk ke pasar agar tidak terjadi kerumunan dalam pasar.
Ia pun meminta Wali Kota Surabaya Risma dan pihak pengelola pasar agar bisa bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam pengetatan pengawasan khususnya di pasar tradisional yang rentan menjadi tempat penularan Covid-19.
Lihat Juga :