Ketum KNPI: Kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia Naikkan Posisi Tawar Indonesia

Kamis, 30 Juni 2022 - 22:21 WIB
loading...
Ketum KNPI: Kunjungan...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Istana Maryinsky. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengapresiasi kunjungan diplomatik Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah negara Uni Eropa. Apa yang dilakukan Jokowi sangat tepat di tengah situasi dan kondisi Eropa saat ini.

Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Ryano Panjaitan menilai kedatangan eks Gubernur DKI Jakarta ke wilayah konflik Ukraina dan Rusia, membawa pesan yang penting bagi dunia internasional. Jokowi sejatinya ingin memberi sinyal bahwasannya Indonesia mendukung penuh upaya penyelesaian konflik melalui jalan damai alias musyawarah. "Dan itu sudah sejak lama menjadi corak bangsa kita. Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila sandarannya," ujar Ryano melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/6/2022).

Ryano memaparkan gebrakan Jokowi menaikkan level bangsa Indonesia menjadi sejajar dengan negara-negara barat. Ini adalah perwujudan keikutsertaan bangsa Indonesia dalam menjalankan ketertiban dunia dan perdamaian abadi.

Baca juga: Presiden Jokowi Tiba di Moskow

"Kunjungan Pak Presiden merupakan reprsentasi amanat konstitusi serta visi besar bangsa Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Bapak Presiden sedang menajalankan visi bangsa dalam merespons perkembangan dinamika global, dan terbukti mendapat banyak reaksi dan respons positif berbagai pihak baik dari dalam dan luar negeri," lanjut alumnus Universitas Al Azhar itu.

Dijelaskan Ryano, kunjungan Diplomatik Jokowi bisa dikatakan sebagai perulangan sejarah, di mana ketika itu Presiden Soekarno juga melakukan langkah-langkah diplomasi yang menaikan posisi tawar bangsa di tengah-tengah pusaran perang dingin antara Blok Sekutu dan Blok Soviet.

Baca juga: Presiden Jokowi Bertemu Presiden Zelensky di Istana Maryinsky

"Kita tidak bisa pungkiri konflik Ukraina-Rusia merupakan ajang pertarungan kepentingan dalam memperebutkan pengaruh ekonomi politik oleh negara-negara besar. Namun perlu di garis bawahi, dengan kehadiran Presiden Jokowi, menunjukan pengaruh bangsa Indonesia menjadi titik inersial dalam menjalin persahabatan global dalam menciptakan perdamaian dunia sebagaimana sesuai dengan prinsip politik kita bebas aktif," beber Ryano.

Di sinilah ada peran besar Jokowi sebagai salah satu faktor penentu dalam meredam ketegangan geopolitik Ukraina versus Rusia berserta aliansi-aliannya. Apalagi menjelang agenda G20 di mana semua persoalan fudamental global mulai dari krisis ekonomi, krisis pangan, kemiskinan, hingga green energi. "Ini akan menjadi topik central pembicaraan dunia," cetusnya.

Langkah-langkah terobosan yang dilakukan Presiden Jokowi di mata dunia internasional merupakan karakter kepedulian dan keberanian Jokowi sebagai pemimpin yang patut menjadi contoh bagi generasi muda. Ryano berharap langkah Jokowi dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas politik di Tanah Air, seiiring juga persiapan Indonesia sebagai tuan rumah G20. "Sekirannya agenda internasional ini dapat dirajut menuju kemandirian ekonomi dan kedaulatan penuh bangsa Indonesia di mata internasional," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Ray Rangkuti Singgung...
Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri
Seskab Teddy soal Prabowo...
Seskab Teddy soal Prabowo Sering ke Luar Negeri: Dunia Sedang Krisis, Pemimpin Harus Bangun Hubungan
Teddy Sebut Biaya Perjalanan...
Teddy Sebut Biaya Perjalanan Luar Negeri yang Melebihi Anggaran Ditanggung Presiden Prabowo
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Berita Terkini
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi Empat Orang
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved