Wujudkan Indonesia Emas 2045, Jokowi Dinilai Punya Kapabilitas Bangun SDM Bangsa

Kamis, 30 Juni 2022 - 15:50 WIB
loading...
Wujudkan Indonesia Emas 2045, Jokowi Dinilai Punya Kapabilitas Bangun SDM Bangsa
Ketua Taruna Merah Putih Maruarar Sirait menilai Presiden Jokowi mampu menghadapi semua tantangan dalam pembangunan SDM bangsa. Foto/SINDOnews
A A A
DEPOK - Ketua Taruna Merah Putih Maruarar Sirait menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu menghadapi semua tantangan dalam pembangunan SDM bangsa. Hal itu disampaikan Maruarar saat menjadi pembicara pada diskusi publik yang dilaksanakan oleh Pascasarjana Universitas Indonesia (UI).

Ara sapaan akrab Maruarar mengatakan Jokowi punya modal besar yakni pengalaman dan komitmennya menjadikan generasi muda ujung tombak pembangunan bangsa masa depan. Menurut dia, apa yang telah dilakukan Jokowi membuat generasi muda terpacu untuk terus bekontribusi.

“Pak Jokowi selalu konsentrasinya Sumber Daya Manusia, dan saya lihat tadi pandangannya mahasiswa UI bagus ya tentu saya ingin adik-adik di UI jadi leader, jadi contoh bisa mengatasi masalah bangsa, mengatasi pengangguran," jelas Ara di Kampus UI, Depok, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Dari Polandia, Jokowi Bertolak ke Moskow Bertemu Putin

Ara melihat, kepemimpinan Jokowi dalam membangun Indonesia Emas sudah tepat. Hal itu terlihat dari sistem meritokrasi yang diambil Jokowi dalam kebijakannya. Artinya, menurut Ara, Jokowi meletakkan seseorang sesuai dengan keahliaannya. Sehingga, berbagai kebijakan yang diambil tepat sasaran ke inti permasalahan. Ara yakin Indonesia Emas 2045 bisa terwujud. Semua itu tak lepas dari fondasi yang telah dibangun Jokowi saat ini.

Baca juga: HUT ke-40 Sat 81 Kopassus, Mayjen TNI Iwan Setiawan Berikan Pesan Menggugah

"Kita punya potensi luar biasa. yang kita harus punya top leader yang benar membuat kebijakan, hingga regulasi yang benar. Orang-orang yang meritokrasi diberikan ruang yang strategis di bangsa ini. Itu kuncinya," tutup Ara.

Diketahui, Pemerintahan Jokowi melahirkan berbagai kebijakan pendidikan. Di antaranya Merdeka Belajar hingga Kampus Merdeka, kebijakan yang memberikan keleluasaan kepada peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakatnya
(cip)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1393 seconds (10.177#12.26)