Ambruk di Ruang Rapat Paripurna, Wakil Ketua Banggar Dapat Cokelat dari Puan Maharani
Kamis, 30 Juni 2022 - 15:32 WIB
loading...
Wakil Ketua Banggar DPR Muhidin Muhammad Said dibantu staf sekjen saat terjatuh usai memberikan laporan hasil pembahasan RAPBN 2023. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Muhidin Mohammad Said mendapat cokelat dari Ketua DPR RI Puan Maharani. Cokelat itu diberikan setelah Muhidin tiba-tiba jatuh setelah menyerahkan laporan Banggar DPR terkait Rancangan APBN (RAPBN) 2023.
Cokelat itu dimaksudkan agar gula darah Muhidin bisa terisi. Hal ini disampaikan oleh rekan sefraksinya di Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Doli pun mengaku kaget saat Muhidin tiba-tiba jatuh, sehingga ia pun langsung berlari ke atas podium pimpinan DPR.
“Tadinya sih saya mau tidurin karena biasanya orang blackout (hilang kesadaran) itu kan harusnya enggak boleh berdiri ya, tapi beliau kan berdiri. Terus kemudian kita suruh duduk, tadinya kan mau jalan, makanya saya tadi yang minta agar disediakan kursi roda,” kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/6/2022).
Baca juga: Wakil Ketua Banggar DPR Ambruk Seusai Berikan Berkas ke Puan Maharani
Doli menceritakan, awalnya Muhidin masih bersikeras untuk berjalan, tetapi pihaknya memaksa untuk Muhidin duduk sementara di kursi pimpinan DPR. Tak lama kemudian, datang tim medis untuk memeriksa, dan Puan Maharani juga ikut memberikan cokelat untuk meningkatkan kadar gula darah Muhidin yang mengaku belum sarapan.
“Akhirnya kita suruh duduk di belakang kursi pimpinan. terus kemudian datang tim medis, baru diperiksa, dia (Muhidin) bilang ‘kayaknya saya enggak sarapan. Tiba-tiba aja dia bilang, ilang’. Terus ya kita minta siapin air minum hangat dikasih teh, terus Ibu Puan juga kasih cokelat supaya gula darahnya ini. Ya sudah, tadinya kan kita minta dia naik kursi roda, tadinya dia enggak mau,” bebernya.
Cokelat itu dimaksudkan agar gula darah Muhidin bisa terisi. Hal ini disampaikan oleh rekan sefraksinya di Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Doli pun mengaku kaget saat Muhidin tiba-tiba jatuh, sehingga ia pun langsung berlari ke atas podium pimpinan DPR.
“Tadinya sih saya mau tidurin karena biasanya orang blackout (hilang kesadaran) itu kan harusnya enggak boleh berdiri ya, tapi beliau kan berdiri. Terus kemudian kita suruh duduk, tadinya kan mau jalan, makanya saya tadi yang minta agar disediakan kursi roda,” kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/6/2022).
Baca juga: Wakil Ketua Banggar DPR Ambruk Seusai Berikan Berkas ke Puan Maharani
Doli menceritakan, awalnya Muhidin masih bersikeras untuk berjalan, tetapi pihaknya memaksa untuk Muhidin duduk sementara di kursi pimpinan DPR. Tak lama kemudian, datang tim medis untuk memeriksa, dan Puan Maharani juga ikut memberikan cokelat untuk meningkatkan kadar gula darah Muhidin yang mengaku belum sarapan.
“Akhirnya kita suruh duduk di belakang kursi pimpinan. terus kemudian datang tim medis, baru diperiksa, dia (Muhidin) bilang ‘kayaknya saya enggak sarapan. Tiba-tiba aja dia bilang, ilang’. Terus ya kita minta siapin air minum hangat dikasih teh, terus Ibu Puan juga kasih cokelat supaya gula darahnya ini. Ya sudah, tadinya kan kita minta dia naik kursi roda, tadinya dia enggak mau,” bebernya.
Lihat Juga :