Matangkan Tata Kelola Pemda, BSKDN Target Tahun Ini Hasilkan Peta Pembinaan

Rabu, 29 Juni 2022 - 07:07 WIB
loading...
Matangkan Tata Kelola...
Kepala Pusat Litbang Administrasi Kewilayahan, Pemerintahan Desa, dan Kependudukan, BSKDN, Mohammad Noval . Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Persiapan untuk menyelenggarakan pengukuran Indeks Tata Kelola Pemerintahan Daerah (ITKPD) memasuki tahap baru. Hal ini dilakukan setelah mengumpulkan berbagai data dari sejumlah kementerian dan lembaga.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Administrasi Kewilayahan, Pemerintahan Desa, dan Kependudukan, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Mohammad Noval mengatakan, BSKDN akan mulai membangun rancang bangun pengukuran ITKPD dalam waktu dekat.

Tidak hanya itu, kata Noval, ITKPD direncanakan dapat diujicobakan dalam tahun ini di beberapa provinsi dan hasilkan peta pembinaan.

"Sampai dengan awal Juli 2022 ini kita menargetkan kolaborasi dengan kementerian dan lembaga untuk mematangkan ITKPD sudah tuntas dilakukan. Sehingga kita dapat mulai membangun arsitektur pengukuran ITKPD," kata Noval dalam diskusi Penyusunan Rancang Bangun ITKPD dan Pembahasan Kerja Sama Penggunaan Data, Selasa 28 Juni 2022.

Baca juga: Kemendagri Minta Pemda Punya Budaya Inovatif

Ia mengakui, proses penyusunan ITKPD memang tidak mudah. Selain karena akan mengukur berbagai aspek dalam pengelolaan pemerintah daerah, ITKPD menggunakan basis data yang diperoleh dari berbagai lintas sektor kementerian dan lembaga.

"Memang ini sedikit rumit, apalagi kita memanfaatkan data di kementerian dan lembaga, terutama indeks-indeks yang sudah terbangun. Kami berharap kita bisa saling mengisi dan membagi data dan informasi, sehingga nanti dalam pelaksanaan dan pembinaannya dalam berjalan dengan efektif," ucapnya.

Tidak hanya menargetkan pengumpulan data, Noval juga bercerita, pihaknya akan berusaha untuk mengujicobakan pengukuran ITKPD yang tengah dirancang.

"Kita targetkan hingga Agustus 2022 ini, konsep pengukuran ITKPD sudah siap diujicobakan. Selanjutnya hasil pengukuran ITKPD ini akan kita simulasikan menjadi sebuah peta pembinaan. Saat ini kami juga tengah menyusun Kepmendagri dan pedoman teknis yang menaungi pengukuran," tutupnya.

Dalam penyusunan ITKPD ini, BSKDN Kemendagri bekerja sama dengan Kemitraan, sebagai mitra pendukung. Peneliti Kemitraan, Sigit Murwito yang turun hadir dalam diskusi tersebut mengatakan, kerja sama ini telah menunjukkan progress yang signifikan untuk membangun ITKPD dalam waktu dekat.

"Kita sudah mendapatkan data, mengonfirmasi metode dan unsur-unsur yang digunakan oleh beberapa kementerian dan lembaga. Dari situ kita akan menentukan bagaimana memanfaatkan dan memperlakukan data untuk membangun ITKPD ini," ucap Sigit.

Sebagai tambahan informasi, ITKPD merupakan indeks yang digunakan untuk mengukur efektifitas tata kelola suatu pemerintah daerah. Indeks tersebut direncanakan mengandung beberapa aspek, di antaranya kualitas tata kelola pemerintah daerah, kualitas lingkungan pendukung, dan capaian pembangunan daerah. Aspek-aspek tersebut akan diukur dengan skema komposit yang komprehensif.

Hadir pula dalam acara tersebut enam pengampu data dari empat kementerian/lembaga, yaitu BPS, Kementerian LHK, Kementerian PAN-RB dan BKN. Mereka mengaku siap mendukung dan berkolaborasi dalam pembangunan ITKPD.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Dirjen Keuangan Daerah...
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Rekomendasi
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved