Airlangga Hartarto Diprediksi Jadi Capres Koalisi Indonesia Bersatu
Selasa, 28 Juni 2022 - 20:23 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto diprediksi menjadi calon presiden (capres) dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di Pilpres 2024. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto diprediksi menjadi calon presiden (capres) dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di Pilpres 2024. Pengusungan Airlangga menjadi capres sudah didengungkan jauh-jauh hari oleh Golkar.
"Kalau capres-cawapres internal terus didengungkan, maka saya melihat dari kalkulasi politik dan matematis, kan hanya Golkar yang secara resmi dalam Munas dan Rapimnas Golkar di tahun-tahun lalu, yang sudah resmi mengusung Airlangga sebagai capres," kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin, Selasa (28/6/2022).
Menurut Ujang, pengusungan Airlangga secara matematis dan kalkulasi juga lebih tepat, sebab kekuatan Golkar lebih banyak dibandingkan dengan PAN dan PPP di KIB. Hal itu dilihat dari jumlah kursi perolehan di DPR. Golkar menjadi nomor dua kekuatan parlemen di DPR.
Baca juga: PAN Dapat Imbas Positif dari Lahirnya Koalisi Indonesia Bersatu
"Kalau tidak salah 85 kursi Golkar, 44 kursi PAN, dan 19 kursi PPP. Artinya kalau dari internal ingin dicapreskan ya tentu Airlangga dalam konteks kalkulasi politik dan matematik," ucap Ujang.
Selain Airlangga, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan juga punya kesempatan diusung menjadi cawapres dari KIB. Zulhas dinilai lebih punya kekuatan politik dibandingkan rekannya Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.
"Kelihatannya ke Zulhas, secara bargaining politik lebih baik dibandingkan PPP hanya 19 kursi dibandingkan PAN 44 kursi," ujar Ujang.
"Kalau capres-cawapres internal terus didengungkan, maka saya melihat dari kalkulasi politik dan matematis, kan hanya Golkar yang secara resmi dalam Munas dan Rapimnas Golkar di tahun-tahun lalu, yang sudah resmi mengusung Airlangga sebagai capres," kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin, Selasa (28/6/2022).
Menurut Ujang, pengusungan Airlangga secara matematis dan kalkulasi juga lebih tepat, sebab kekuatan Golkar lebih banyak dibandingkan dengan PAN dan PPP di KIB. Hal itu dilihat dari jumlah kursi perolehan di DPR. Golkar menjadi nomor dua kekuatan parlemen di DPR.
Baca juga: PAN Dapat Imbas Positif dari Lahirnya Koalisi Indonesia Bersatu
"Kalau tidak salah 85 kursi Golkar, 44 kursi PAN, dan 19 kursi PPP. Artinya kalau dari internal ingin dicapreskan ya tentu Airlangga dalam konteks kalkulasi politik dan matematik," ucap Ujang.
Selain Airlangga, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan juga punya kesempatan diusung menjadi cawapres dari KIB. Zulhas dinilai lebih punya kekuatan politik dibandingkan rekannya Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.
"Kelihatannya ke Zulhas, secara bargaining politik lebih baik dibandingkan PPP hanya 19 kursi dibandingkan PAN 44 kursi," ujar Ujang.
Lihat Juga :