Soliditas KIB Digoyang lewat Upaya Pelemahan PPP
Senin, 27 Juni 2022 - 17:53 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, dia menduga adanya upaya memperlemah partai berlambang Ka'bah itu dilakukan pihak eksternal. Menurutnya, pihak eksternal mencoba menunggangi pihak internal PPP sendiri yang merasa sakit hati dengan partai.
"Indikasi dari eksternal itu sangat mungkin terjadi. Kenapa? karena tadi tiga partai ini partai yang pengalaman. Dalam perpolitikan Indonesia sangat berpengalaman. Tiga ini bisa jadi penentu. Nah mungkin saja terjadi pengembosan dari eksternal dia memakai kaki-kaki dari internal PPP yang mungkin sakit hati atau nggak suka atau dia, kita nggak tahu, dia nggak jadi apa-apa mungkin ya. Atau orang kalah lah bisa terjadi," ujarnya.
Baca juga: Golkar: KIB Siap Bersaing dengan Poros Mana Pun di Pilpres 2024
Untuk diketahui, dua kelompok massa yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Raya Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, berakhir ricuh pada Jumat (24/6/2022) kemarin. Peristiwa itu viral di media sosial. Video kericuhan itu diunggah akun media sosial instagram @updateinfojakarta. Disebutkan, massa yang terlibat kericuhan adalah dari Front Kader Penyelamat Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Narasi unggahan itu juga menuliskan bahwa massa menuntut Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa untuk mundur.
"Indikasi dari eksternal itu sangat mungkin terjadi. Kenapa? karena tadi tiga partai ini partai yang pengalaman. Dalam perpolitikan Indonesia sangat berpengalaman. Tiga ini bisa jadi penentu. Nah mungkin saja terjadi pengembosan dari eksternal dia memakai kaki-kaki dari internal PPP yang mungkin sakit hati atau nggak suka atau dia, kita nggak tahu, dia nggak jadi apa-apa mungkin ya. Atau orang kalah lah bisa terjadi," ujarnya.
Baca juga: Golkar: KIB Siap Bersaing dengan Poros Mana Pun di Pilpres 2024
Untuk diketahui, dua kelompok massa yang menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Raya Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, berakhir ricuh pada Jumat (24/6/2022) kemarin. Peristiwa itu viral di media sosial. Video kericuhan itu diunggah akun media sosial instagram @updateinfojakarta. Disebutkan, massa yang terlibat kericuhan adalah dari Front Kader Penyelamat Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Narasi unggahan itu juga menuliskan bahwa massa menuntut Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa untuk mundur.
(abd)
Lihat Juga :