KKB Tembak Warga yang Sedang Main Badminton, 1 Orang Tewas

Senin, 27 Juni 2022 - 06:44 WIB
loading...
KKB Tembak Warga yang...
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyatakan penembakan di Kabupaten Deyai, Minggu (26/6/2022) malam diduga dilakukan tiga orang dengan senata laras panjang. Foto/polri.go.id
A A A
JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah. Kali ini, aksi teror mereka menyasar warga sipil yang sedang berolahraga. KKB menembaki warga di GOR Aula DPR Kabupaten Deiyai, Minggu (26/6/2022) malam, sekitar pukul 21.34 WIT. Akibat kejadian ini, seorang warga sipil tewas.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan malam itu korban bermain badminton di aula tersebut.

“Korban yang saat itu sedang bermain badminton bersama beberapa rekan lainya di GOR Aula DPR Kabupaten Deiyai, mendengar bunyi tembakan dari arah luar GOR tepatnya di pintu masuk aula yang dilakukan 3 orang pada pukul 21.34 WIT,” kata Kamal kepada awak media, Jakarta, Senin (27/6/2022).

Baca juga: Diserang KKB Papua, Bandara Aminggaru Ditutup Sementara

Menurut Kamal, masyarakat yang melihat hal tersebut langsung melaporkan kejadian ke Mapolres Deiyai.

“Mendapatkan laporan dari masyarkat, anggota langsung menuju ke TKP guna memastikan kejadian yang terjadi. Dari kejadian tersebut terdapat salah satu warga yang menjadi korban bernama Enal (32) seorang pedagang yang tinggal di distrik Waghete kabupaten Deiyai,” ujar Kamal.



Saat ini, kata Kamal, korban yang sempat dibawa ke RSUD Paniai dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Sat Reskrim Polres Deiyai sedang menyelidiki kasus ini. Kamal mengungkap, tiga pelaku diiduga menggunakan senjata laras panjang. “Sampai saat ini, pesonel Polres Deiyai bersama Ops Damai Cartenz masih melakukan patroli disekitar TKP guna memastikan situasi tetap aman kondusif,” tutup Kamal.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Eskalasi Kekerasan,...
Cegah Eskalasi Kekerasan, Pemerintah Diminta Buat Resolusi Konflik Papua
Seruan Papua Connection:...
Seruan Papua Connection: Lindungi Guru dan Nakes, Hentikan Kekerasan di Tanah Papua
Operasi Damai Cartenz...
Operasi Damai Cartenz Tangkap 28 Orang di Yahukimo, 9 Ditetapkan Tersangka
Menko Polkam: Bandara...
Menko Polkam: Bandara Koroway Batu, Beoga, dan Iwur Papua Kembali Beroperasi
11 Bandara Ditutup Imbas...
11 Bandara Ditutup Imbas Penembakan Smart Air di Papua, TNI-Polri Perkuat Pengamanan
Menhan Bertemu Panglima...
Menhan Bertemu Panglima Angkatan Bersenjata Australia, Bahas Isu Pasokan Senjata ke KKB?
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Rekomendasi
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Berita Terkini
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved