Jokowi Usulkan 3 Langkah Ini pada High-level Dialogue on Global Development
Jum'at, 24 Juni 2022 - 22:33 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong semua negara untuk bertindak segera agar tidak terjadi dekade pembangunan yang hilang. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong semua negara untuk bertindak segera agar tidak terjadi dekade pembangunan yang hilang. Jokowi pun mengusulkan tiga langkah yang harus dijalankan bersama.
Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya secara virtual pada High-level Dialogue on Global Development dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (24/6/2022). Baca juga: Orang Temanggung, Sosok di Balik Sepeda Bambu Jokowi dan PM Australia
"Pertama, sinergi untuk mengatasi emerging challenges. Sebagai Presiden G20 dan bagian dari Global Crisis Response Group, Indonesia akan terus berkontribusi untuk mengatasi masalah-masalah ketahanan pangan, energi, dan stabilitas keuangan. Saya mencatat banyak inisiatif lain dari berbagai pihak. Berbagai inisiatif yang ada tersebut harus saling bersinergi dan saling memperkuat, harus memperhitungkan suara negara-negara berkembang, harus mengedepankan dialog," ujar Jokowi.
Kedua, Presiden Jokowi mendorong negara-negara untuk memperkuat kemitraan global untuk SDGs dengan fokus pada pendanaan pembangunan. Presiden Jokowi menegaskan bahwa kesenjangan pendanaan SDGs yang meningkat dari USD2,5 triliun per tahun sebelum pandemi menjadi USD4,2 triliun per tahun pascapandemi harus segera ditutup.
Hal tersebut disampaikan dalam pidatonya secara virtual pada High-level Dialogue on Global Development dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (24/6/2022). Baca juga: Orang Temanggung, Sosok di Balik Sepeda Bambu Jokowi dan PM Australia
"Pertama, sinergi untuk mengatasi emerging challenges. Sebagai Presiden G20 dan bagian dari Global Crisis Response Group, Indonesia akan terus berkontribusi untuk mengatasi masalah-masalah ketahanan pangan, energi, dan stabilitas keuangan. Saya mencatat banyak inisiatif lain dari berbagai pihak. Berbagai inisiatif yang ada tersebut harus saling bersinergi dan saling memperkuat, harus memperhitungkan suara negara-negara berkembang, harus mengedepankan dialog," ujar Jokowi.
Kedua, Presiden Jokowi mendorong negara-negara untuk memperkuat kemitraan global untuk SDGs dengan fokus pada pendanaan pembangunan. Presiden Jokowi menegaskan bahwa kesenjangan pendanaan SDGs yang meningkat dari USD2,5 triliun per tahun sebelum pandemi menjadi USD4,2 triliun per tahun pascapandemi harus segera ditutup.
Lihat Juga :