Politikus Demokrat Ingatkan Pesan AHY soal Kuda Hitam

Rabu, 22 Juni 2022 - 18:53 WIB
loading...
Politikus Demokrat Ingatkan...
Elektabilitas Partai Demokrat yang mencapai 11,6% menjadi bukti besarnya harapan masyarakat terhadap partai besutan SBY itu pada Pemilu 2024. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Jemmy Setiawan menyambut baik hasil survei yang menunjukkan elektabilitas partainya terus meningkat. Namun ia mengingatkan agar kader partai tetap berpegang pada arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurutnya, elektabilitas Partai Demokrat yang mencapai 11,6% dan masuk partai papan atas, menjadi bukti besarnya harapan masyarakat terhadap partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu pada Pemilu 2024.

"Tentunya sebagai kader Partai Demokrat mengucapkan rasa terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Partai Demokrat. Pasti harapan besar perubahan bangsa kepada Partai Demokrat," kata Deputi II BPOKK DPP Partai Demokrat ini, Rabu (22/7/2022).

Baca juga: Koalisi dengan PKB dan PKS, Demokrat Klaim Akan Jadi Poros Utama

Jemmy menilai masyarakat sudah cerdas, terutama dalam menghadapi Pemilu 2024. Masyarakat tahu partai yang dipercaya dan dipilih adalah yang bisa membuat bangsa Indonesia lebih baik. "Saya berpendapat elektabilitas Partai Demokrat adalah hasil dari pilihan rasional masyarakat," katanya.

Menurutnya, AHY selalu menekankan kepada kadernya agar terus bekerja meski hasil beberapa survei menunjukkan elektabilitas Partai Demokrat menunjukkan angka yang baik.

"Pasti arahan Ketum AHY tidak harus jumawa dan terlena dari hasil survei, tapi kerja dan kerja seperti kuda hitam, menang tanpa diduga," ujarnya.

Jemmy tidak menampik naiknya ektabilitas Partai Demokrat karena konsistennya menolak presiden tiga periode dan perpanjangan jabatan presiden. Selain itu, keberadaan posisi Partai Demokrat di luar pemerintahan.

"Partai menjaga sikap sejarah amanat reformasi, yaitu menolak tiga priode dan perpanjangan jabatan presiden. Upaya semua itu atas dasar keinginan rakyat," katanya.

Untuk diketahui, Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas partai politik terbaru. Di urutan pertama masih ditempati PDIP dengan 22,8%, disusul Partai Gerindra 12,5%, dan Partai Demokrat 11,6%.

Survei periodik ini dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 26 Mei-4 Juni 2022. Ada 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis di 34 provinsi Indonesia.

Tingkat kepercayaan metode ini 95 persen dengan margin of error +-2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Hadiri Baksos di Gereja...
Hadiri Baksos di Gereja Katolik Santo Andreas, AHY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Jemaat
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Menko AHY Tinjau Progres...
Menko AHY Tinjau Progres Infrastruktur Pengendalian Banjir Sungai Ciliwung
AHY Sebut Potensi Kerugian...
AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
Rekomendasi
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Berita Terkini
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved