Ketua DPW Partai Perindo Papua Ungkap Kondisi Terkini di Bumi Cendrawasih
Selasa, 21 Juni 2022 - 20:19 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau harga air mineral segitu (Rp50 ribu) itu di daerah Papua yang mana dulu. Soalnya masyarakat kita itu kan ada di daerah Pesisir dan Pedalaman, mungkin untuk Pedalaman ini seperti di Wamena yang barangnya harus diangkut oleh Pesawat, harganya tentu lebih mahal," ujar Bung Raf.
Kendati demikian, jelas Bung Raf, barang-barang yang diperjualbelikan di daerah Pesisir itu harganya normal seperti di kota-kota besar Papua. Ia pun mengakui meski sudah ada jalan tol, akses distribusi barang-barang tersebut tetap harus menumpang Pesawat bila hendak diantar ke Pedalaman.
"Nah terlebih apabila barang-barang pokok seperti ketersediaan obat dan bahan baku makanan ini yang menjadi masalah ketika hendak didistribusikan ke masyarakat pedalaman. Itulah kebijakan yang harus dijawab oleh pemerintah daerah dan kita harus perjuangkan secara prioritas," beber Bung Raf.
Bung Raf yang juga pernah menjadi dokter program penyakit HIV di Papua ini mengungkapkan corak pekerjaan mayoritas masyarakat Papua. Ia pun menuturkan kegiatan ekonomi asli di Papua berfokus pada kondisi alam Papua.
"Masyarakat asli Papua itu kebanyakan merupakan masyarakat Peramu, jadi mereka itu petani pekebun. Tetapi untuk pertanian persawahan itu mereka belum familiar, jadi biasanya untuk sawah itu dikerjakan oleh masyarakat Transmigran. Kebanyakan mereka yang di pedalaman itu bercocoktanam umbi-umbian dan sayur mayur," kata Bung Raf.
Kendati demikian, jelas Bung Raf, barang-barang yang diperjualbelikan di daerah Pesisir itu harganya normal seperti di kota-kota besar Papua. Ia pun mengakui meski sudah ada jalan tol, akses distribusi barang-barang tersebut tetap harus menumpang Pesawat bila hendak diantar ke Pedalaman.
"Nah terlebih apabila barang-barang pokok seperti ketersediaan obat dan bahan baku makanan ini yang menjadi masalah ketika hendak didistribusikan ke masyarakat pedalaman. Itulah kebijakan yang harus dijawab oleh pemerintah daerah dan kita harus perjuangkan secara prioritas," beber Bung Raf.
Bung Raf yang juga pernah menjadi dokter program penyakit HIV di Papua ini mengungkapkan corak pekerjaan mayoritas masyarakat Papua. Ia pun menuturkan kegiatan ekonomi asli di Papua berfokus pada kondisi alam Papua.
"Masyarakat asli Papua itu kebanyakan merupakan masyarakat Peramu, jadi mereka itu petani pekebun. Tetapi untuk pertanian persawahan itu mereka belum familiar, jadi biasanya untuk sawah itu dikerjakan oleh masyarakat Transmigran. Kebanyakan mereka yang di pedalaman itu bercocoktanam umbi-umbian dan sayur mayur," kata Bung Raf.
Lihat Juga :