Yenny Wahid: Saya PKB Gus Dur, Bukan Cak Imin

Selasa, 21 Juni 2022 - 09:37 WIB
loading...
Yenny Wahid: Saya PKB Gus Dur, Bukan Cak Imin
Putri kedua Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Yenny Wahid mengatakan dirinya kini tidak memiliki partai politik. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Putri kedua Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ) Yenny Wahid mengatakan dirinya kini tidak memiliki partai politik. Wanita bernama lengkap Zannuba Arifah Chafsoh itu pernah di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sempat menjadi ketua umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB).

"Saya tidak di partai. Saya tidak punya partai. Saya PKB Gus Dur, bukan PKB Cak Imin," kata Yenny Wahid saat ditemui wartawan di Jakarta, Senin (20/6/2022).

Dirinya pun turut menanggapi pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di kediaman Prabowo pada Sabtu 18 Juni 2022. Pertemuan itu dinilai biasa dilakukan antarelite partai politik dalam menjalin komunikasi.

Baca juga: Canda Yenny Wahid Sering Dikira Anak Pertama Gus Dur



"Biasa aja itu, hanya pertemuan-pertemuan biasa antara tokoh politik, ya wajar-wajar saja menjalin komunikasi. Asal semua didasarkan pada keinginan kemauan negara, jangan untuk pragmatisme di atas saja yang kita tidak inginkan," kata Yenny Wahid.

Yenny pun tidak mempersalahkan hal tersebut. Sebab sebelumnya dirinya juga sempat bertemu dengan Prabowo dalam acara IISS Shangri-La Dialogue 2022 beberapa waktu lalu di Singapura.

Yenny pun mengaku juga membicarakan soal Pilpres 2024 dengan Prabowo. "Saya ketemu Bapak Prabowo di Singapura. Pasti ada dong (bahas pilpres) tapi rahasia," ujarnya.

Yenny mengaku selalu meminta pendapat dari sembilan kiai NU ketika ingin mengambil sebuah keputusan. Hal ini kata Yenny, menjadi salah satu mekanisme PBNU saat mengambil sebuah keputusan setelah menggunakan cara-cara yang rasional.

"Saya punya rujukan 9 kiai yang selalu saya tanya kalau akan membuat keputusan besar termasuk keputusan politik. Waktu Pak Jokowi pun saya tanya beliau-beliau, ketika sudah memberikan jawaban baru saya akan bisa mengumumkan. Kalau sekarang pendekatan dengan siapapun namanya didekati biasa," pungkasnya.
(rca)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1443 seconds (11.97#12.26)