Puluhan Aktivis Bahas Kebinekaan Sambil Kemah
Minggu, 19 Juni 2022 - 04:01 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyampaikan, aktivis yang hadir, saat ini sudah memiliki ruang aktivitas masing-masing, mulai masuk dalam lingkaran pemerintahan, partai politik, hingga penggerak berbagai organisasi. Karena, melalui kemah ini, dirinya berharap silaturahmi antar aktivis bisa terwujud hingga cita-cita reformasi yang dulu diperjuangkan bersama-sama dan keberagaman bangsa ini yang terancam retak karena politik identitas.
Selain itu, dipilihnya Garut sebagai tempat untuk pelaksanaan kegiatan ini karena karena sejarah yang menjadi basis komunikasi antar para aktivis di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Termasuk harapan yang terwujud lewat kemah aktivis lintas generasi ini cita-cita reformasi.
Ia berharap terus dikawal oleh para aktivis baik yang berada di lingkaran pemerintah, partai politik, dan penggerak-penggerak organisasi masyarakat. “Salah satu isu yang kita lawan, jabatan presiden tiga periode, sudah selesai, tidak ada lagi pembahasan soal itu, agenda-agenda lain reformasi masih harus terus diperjuangkan,” tambahnya.
Senada Tokoh pergerakan Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) tahun 1974 Hariman Siregar menambahkan silaturahmi ini bisa tetap menjaga cita-cita reformasi dan simbol negara. Selain itu, lewat pertemuan para aktivis lintas generasi ini, rupanya memang jarang terjadi dalam suasana yang santai. Canda tawa pun mewarnai acara ini yang kebanyakan berisi cerita-cerita aksi unjuk rasa monumental yang digelar oleh para aktivis dalam tiap generasi.
Selain itu, dipilihnya Garut sebagai tempat untuk pelaksanaan kegiatan ini karena karena sejarah yang menjadi basis komunikasi antar para aktivis di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Termasuk harapan yang terwujud lewat kemah aktivis lintas generasi ini cita-cita reformasi.
Ia berharap terus dikawal oleh para aktivis baik yang berada di lingkaran pemerintah, partai politik, dan penggerak-penggerak organisasi masyarakat. “Salah satu isu yang kita lawan, jabatan presiden tiga periode, sudah selesai, tidak ada lagi pembahasan soal itu, agenda-agenda lain reformasi masih harus terus diperjuangkan,” tambahnya.
Senada Tokoh pergerakan Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) tahun 1974 Hariman Siregar menambahkan silaturahmi ini bisa tetap menjaga cita-cita reformasi dan simbol negara. Selain itu, lewat pertemuan para aktivis lintas generasi ini, rupanya memang jarang terjadi dalam suasana yang santai. Canda tawa pun mewarnai acara ini yang kebanyakan berisi cerita-cerita aksi unjuk rasa monumental yang digelar oleh para aktivis dalam tiap generasi.
(rca)
Lihat Juga :