Diundang Erick Thohir Lihat Galeri Soekarno, Megawati Ungkap Hal Ini

Senin, 13 Juni 2022 - 17:38 WIB
loading...
Diundang Erick Thohir...
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Menteri BUMN Erick Thohir memberikan pernyataan kepada awak media usai meninjau Mal Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2022). Foto/Carlos Roy Fajarta/MPI
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir (ET) mengundang Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri untuk melihat Galeri Soekarno. Kegiatan ini berlangsung di Mal Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Kisah Legenda Betawi Benyamin Sueb Dimarahi Presiden Soekarno

Erick Thohir mengungkapkan rencananya, Mal Sarinah akan diresmikan oleh Jokowi pada Juli 2022. Namun sebelum diresmikan Presiden RI, ia ingin lebih dahulu mengundang Megawati Soekarnoputri untuk melihat lebih dahulu.



"Jadi Pak Erick itu sudah dari 1,5 bulan ingin menunjukkan kepada saya kalau Sarinah itu telah selesai renovasinya. Jadi saya bilang kepada Pak Erick ialah lebih baik saya melihat sebelum nanti diresmikan oleh Pak Jokowi, bulan Juli," ujar Megawati di Mal Sarinah.

Setelah ditunjukkan beberapa lantai Megawati berpendapat Mal Sarinah saat ini sangat bagus, sangat indah, karena di situ setiap lantai mempunyai makna-makna tersendiri dari suasana interior desainnya.

"Terutama mengenai dipasangnya kembali seni relief yang ternyata setelah Bung Karno tidak jadi Presiden lagi, relief itu disepertinya tanda kutip 'disembunyikan'. Tapi akhirnya alhamdulillah dapat dikembalikan," ungkap Megawati.

Menurutnya, dari sisi seni itu luar biasa sekali karena mungkin anak muda generasi saat ini belum tentu mengetahui untuk memahat seperti itu panjang relief seperti itu bukan sebuah hal yang mudah karena tiga dimensi.

"Nah jadi dari sisi makna itu bukan main Indonesia itu ternyata punya Seniman yang sebetulnya Maestro yaitu relief ini sudah lama tidak diperlihatkan dan baru ketemu lagi ketika Pak Erick merenovasi," ujarnya.

Seingat Megawati, relief tersebut sudah cukup lama dikerjakan oleh beberapa orang. Megawati sendiri mengaku sudah sangat lama hingga nyaris membuatnya lupa untuk melihatnya kembali.

Ia meminta relief tersebut tidak dianalogikan dengan marhaen dan diidentifikasi dengan partai politik tertentu.

"Kenapa orang suka salah kalau dengar marhaen lalu konotasinya menjadi berbeda. Itu nama seorang petani yang ditemukan oleh Bung Karno di Jawa Barat. Kalian yang muda-muda silakan nanya ada tempatnya, namanya bapak marhaen ya itulah petani kita itu memang sangat tradisional sekali," ungkap Megawati.

Ia menyebutkan relief petani tersebut memiliki makna bapak bangsa Indonesia memiliki cita-cita berdaulat secara pangan.

"Jadi kalau bagi Bung Karno melihatnya mereka punya sesuatu sendiri tetapi tidak bisa memperbesar. Katakanlah kalau punya Pacul satu ya hanya satu saja. Nah keinginan beliau adalah semua rakyat Indonesia itu harus menjadi sebuah negara yang gemah ripah loh jinawi. Begitu," tutup Megawati.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Qodari Ungkap Makna...
Qodari Ungkap Makna Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Rekomendasi
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Berita Terkini
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved